Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Penyeru Negara Sikh Lepas dari India Khalistan Ditembak Mati di Kanada

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Juni 2023 18:23 6:23 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Juni 2023 18:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang pegiat yang menyerukan negara Sikh merdeka di wilayah negara bagian Punjab India (Khalistan), yang termasuk dalam daftar pencarian orang otoritas keamanan India, telah ditembak mati di Kanada, kata polisi.

Polisi federal mengatakan seorang pria ditemukan di dalam truk pikapnya di tempat parkir kuil Guru Nanak Sikh Gurdwara di Surrey, British Columbia, sekitar pukul 8.30 malam pada hari Ahad dengan luka tembak yang nyata, lansir AFP Selasa (20/6/2023).

“Pria itu meninggal karena luka-lukanya di tempat kejadian,” kata Royal Canadian Mounted Police (RCMP).

Mereka awalnya tidak mengidentifikasi korban, tetapi kemudian mengatakan pria itu berusia 45 tahun bernama Hardeep Singh Nijjar, presiden kuil Sikh tersebut, presiden kuil yang mengadvokasi pembentukan negara Sikh yang dikenal sebagai Khalistan di wilayah Punjab, India. 

Polisi mengatakan pihaknya membuka identitas korban demi memajukan penyelidikan mereka.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Timothy Pierotti, seorang anggota tim khusus kasus pembunuhan dari RMCP, mengakui banyak spekulasi seputar pembunuhan Nijjar, tetapi dia menegaskan pihaknya akan fokus mencari bukti dan pelaku di lapangan dan menuntaskan kasus itu.

Nijjar diburu oleh aparat keamanan India dengan tuduhan melakukan aksi terorisme dan konspirasi untuk melakukan pembunuhan, tuduhan yang berulang kali dibantahnya di media Kanada.

Menurut World Sikh Organization of Canada, Nijjar sudah pernah diperingatkan oleh dinas intelijen Kanada perihal ancaman terhadap nyawanya. Konon, dia menjadi target pembunuhan oleh penembak jitu.

Pembunuhan Nijjar mengingatkan orang akan kasus kematian misterius sebelumnya yang dialami aktivis Khalistan beberapa bulan lalu, yaitu Avtar Singh Khanda di Inggris dan Paramjit Singh Panjwar di Pakistan.

Negara bagian Punjab di India memiliki populasi sekitar 58% Sikh dan 39% Hindu. Di akhir 1980-an dan awal tahun 1990-an di wilayah itu marak aksi separatis Khalistan, di mana ribuan orang menjadi korban tewas.

Di masa sekarang, di kalangan diaspora asal Punjab gerakan itu merupakan kelompok paling vokal yang menyerukan negara tersendiri bagi penganut Sikh.

India sering mengeluhkan aktivitas Sikh garis keras yang getol menyerukan berdirinya negara Khalistan.

Pada bulan Maret, otoritas India memanggil Duta Besar Kanada di Delhi setelah pengunjuk rasa Sikh berkumpul di luar kompleks misi diplomatik India di Kanada.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Hardeep Singh NijjarIndiaKhalistanSikh
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Biaya Lebih Murah, Jamaah Haji Yordania Naik Bus Sejauh 1.900 KM Menuju Makkah
Tulisan selanjutnya Buktikan Toleransi, PP Muhammadiyah Imbau Warganya Potong Hewan Kurban Hari Kamis 29 Juni

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?