Hidayatullah.com—Senin siang rombongan Aliansi Pergerakan Islam (API) Jabar menemui Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Achmad Ru’yat. Kedatangan forum API Bajar tidak lain menyatakan keberatan renaca pembangunan Patung Bung Karno di GOR Saparua, Bandung.
Asep Syaripudin, Ketua API Jabar menyampaikan bahwa pohaknya menolak adanya rencana pembangunan patung Bung Karno di GOR Saparua karena hal ini bisa merusak virus akidah.
“Kami memandang perlu menyampaikan aspirasi atau penolakan terhadap keputusan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dalam hal ini Gubernur Jawa Barat atas rencana pembangunan dimaksud,” ujar Asep Syaripudin mewakili rombongan, Senin siang (10/7/2023).
Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Achmad Ru’yat menerima API jam 8 pagi di gedung DPRD Jawa Barat. Achmad Ru’yat menerima aspirasi API dan akan segera menyampaikannya kepada Ridwan Kamil selaku Gubernur Jawa Barat.
“Ini penting, dan harus segera disampaikan pada Gubernur Jawa Barat, bapak Ridwan Kamil,” pungkas Ru’yat.
Usai pertemuan, API Jabar juga membagikan pernyataan sikap sebagai alasan menolak pendirian Patung Bung Karno. Di bawah ini pernyataan sikapnya;

Pernyataan Sikap untuk Jabar Tanpa Patung Simbol Kemusyrikan
Bismillahirrahmanirrahim
Kami Alansi Pergerakan Islam (API) Jabar mewakili Masyarakat Jawa Barat menyampaikan, Bahwa:
1. Kami menolak pembangunan patung apapun termasuk Rencana Pembangunan Patung Soekarno, karena berpotensi menjadi virus aqidah, ini menjadi keprihatinan kami jiaka terjadi pengkultusan yang mengarah pada kemusyrikan.
2. Kami mendesak kepada Pimpinan DPRD Jawa Barat agar menegur/mengingatkan kepada Gubermur Jawa Barat, yang mana telah memberi izin rencana pembangunan Patung Soekarno oleh Yayasan Putra Nasional Indonesia di area GOR SAPARUA BANDUNG.
3. Kami mendesak kepada pimpinan DPRD Jawa Barat untuk segera mensikapi rencana Pembangunan Patung Soekarno, dengan memanggil dan mendesak Gubernur Jawa Barat agar segera mencabut iain (membatalkan) pembangunan Patung Soekarno, karena membangun patung apapun ibarat membangun kembali peradaban paganisme, yang jelas telah dihancurkan saat Islam datang.
Dan hal tersebut, tidak sesuai dengan ciri keislaman masyarakat Jaa Barat yang mayoritas muslim.
Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala ridho dan berkenan memberikan pertolonganNya kepada kita.
Aamin Yaa Robbal ‘aalamin.
Bandung, 10 Juli 2023
Al-Faqir Asep Syaripudin
(Ketua API JABAR).*