Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Rayakan Hari Besar Syiah Al-Ghadir, Mantan Perdana Menteri Irak Mencaci Amr bin Ash

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 12 Juli 2023 10:29 10:29 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 12 Juli 2023 10:29
Bagikan
Mantan Wakil Presiden Iraq, Nouri Al-Maliki
Bagikan

Hidayatullah.com – Sebuah video memperlihatkan perdana menteri Irak Nouri al-Maliki mencaci dan mengutuk Amr bin Ash, salah satu sahabat Nabi Muhammad, viral di media sosial pada Senin lalu.

Dalam video tersebut, Nouri mengklaim bahwa selama pemerintahan Kekhalifahan Umayyah, umat Islam “mengutuk” Ali, sepupu Rasulullah dan Khalifah keempat setiap shalat selama 70 tahun, hingga Kekhalifahan Umar Bin Abdul Aziz memerintahkan praktik mengutuk tersebut dihentikan.

Maliki, yang berpidato di pertemuan Syiah Irak merayakan Idul Ghadir, juga mengutuk Amr bin Ash, yang merupakan komandan Arab yang memimpin penaklukan Muslim atas Mesir pada tahun 640 dan kemudian memerintah negara itu selama empat tahun. Maliki menyebut sahabat Nabi itu “kotor”.

Video Nouri tersebut lantas mendapat reaksi keras dari netizen, yang meminta pihak berwenang untuk turun tangan.

Pada hari Minggu, Asosiasi Cendekiawan Muslim di Irak mengecam keras pernyataan Nouri Maliki, menggambarkan kata-katanya sebagai “kebohongan”.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

“Nouri al-Maliki, pemimpin yang disebut (Koalisi Negara Hukum), menyebarkan delusi dalam gelombang baru pernyataan sektarian yang penuh dengan kebohongan yang dilaporkan oleh media pemerintah dan lainnya yang berafiliasi dengan partai-partai yang berkuasa,” bunyi bagian dari pernyataan.

“Penghinaan Al-Maliki terhadap Sahabat Nabi SAW, dan sejarah bangsa Islam; Al-Maliki mencoba merusak pikiran dan pemahaman orang Irak. Ketika dia menyusun beberapa cerita dan menghubungkannya dengan sejarah , berusaha mengobarkan perasaan orang dan menghasut mereka untuk sektarianisme,” tambahnya.

Asosiasi juga mengatakan “kebohongan Maliki” menunjukkan sejauh mana “ketidaktahuannya tentang sejarah”, menyerukan partai politik yang berkuasa untuk memiliki posisi yang tepat terhadap klaim Maliki karena dianggap sebagai “kejahatan sejati”.

Seorang peneliti sejarah Islam, berbicara dengan syarat anonim, mengatakan kepada The New Arab bahwa klaim Maliki “tidak dapat diverifikasi dalam buku-buku tentang sejarah Islam.”

Sementara, Abdullah Reshawi, seorang peneliti Kurdi tentang Islam, mengatakan kepada TNA bahwa apa yang dikatakan Maliki tidak dapat diverifikasi dalam sejarah Islam.

“Pemimpin tidak boleh mengeksploitasi cerita mencurigakan dalam sejarah Islam untuk tujuan politik dan menghasut isu sektarian; tindakan seperti itu bukanlah perbuatan negarawan sejati,” kata Reshawi.

Maliki adalah perdana menteri Irak selama dua masa jabatan berturut-turut dari 2006 hingga 2014 ketika kelompok teror ISIS menaklukkan sepertiga wilayah Irak.

Al-Ghadir dirayakan oleh komunitas Syiah pada hari Jumat (18 Dhul-Hijjah). Syiah mengklaim bahwa Nabi menunjuk Ali sebagai khalifah pertamanya dan Imam setelah dirinya, tetapi para sahabat “berkhianat” kepadanya. Pada saat yang sama, komunitas Sunni berpendapat bahwa pengganti Nabi adalah Abu Bakar.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al-GhadirAmr Bin AshIrakiraqNouri Al-MalikiSahabat Rasulullahsyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kanada Selidiki Nike dan Dynasty Gold yang Diduga Gunakan Tenaga Buruh Paksa Orang Uyghur
Tulisan selanjutnya Membersihkan Hati sebagai Bekal Perjalanan Abadi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama

Berita
28 Agustus 2026 09:20
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?