Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kanada Selidiki Nike dan Dynasty Gold yang Diduga Gunakan Tenaga Buruh Paksa Orang Uyghur

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Juli 2023 13:18 1:18 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Juli 2023 09:59
Bagikan
Amna al Haddad
Bagikan

Hidayatullah.com– Lembaga ombudsman Kanada, Canadian Ombudsperson for Responsible Enterprise (CORE), melakukan penyelidikan terhadap dua perusahaan, Nike dan Dynasty Gold, atas dugaaan penggunaan tenaga buruh paksa orang-orang Uyghur.

Sebuah laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 2022 menemukan bahwa China telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia yang serius” terhadap Uyghur (Uighur), kelompok minoritas etnis Muslim yang tinggal di wilayah Xinjiang, yang “diduga merupakan kejahatan kemanusiaan”.

CoRE menuduh Nike Canada Corp memiliki hubungan suplai dengan beberapa perusahaan China yang diidentifikasi oleh sebuah wadah pemikir Australia menggunakan atau mengambil keuntungan dari tenaga buruh paksa Uyghur.

Pada 2020, wadah pemikir Australian Strategic Policy Institute (ASPI) mempublikasikan sebuah laporan yang menyebut bahwa lebih dari 80.000 orang Uyghur dipindah paksa untuk dipekerjakan di pabrik-pabrik di berbagai daerah di China.

Laporan itu mengatakan perusahaan itu belum mengambil “langkah-langkah konkret untuk memastikan tanpa keraguan bahwa kerja paksa tidak dipakai dalam rantai suplai mereka”.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Nike mengatakan mereka tidak lagi memiliki hubungan dengan perusahaan-perusahaan China itu dan memberikan informasi tentang praktik uji tuntas mereka.

Menurut laporan tersebut, Nike menolak pertemuan dengan ombudsman, tetapi mengirimkan surat yang mengatakan “kami prihatin perihal laporan kerja paksa di, dan terkait dengan, Xinjiang Uyghur Autonomous Region (XUAR)”.

“Nike tidak memiliki sumber-sumber produk dari XUAR dan kami telah mengkonfirmasi dengan para pemasok kontrak kami bahwa mereka tidak menggunakan tekstil atau benang pintal dari wilayah tersebut.”

Laporan tentang Dynasty Gold menyebut perusahaan pertambangan itu mengambil untung dari penggunaan tenaga buruh paksa Uyghur di sebuah lokasi tambang di China di mana perusahaan pertambangan emas itu memiliki saham mayoritas.

Perusahaan pertambangan itu mengatakan tidak memiliki kendali operasional atas tambang dan tuduhan ini muncul setelah perusahaan meninggalkan wilayah tersebut.

CEO Dynasty Ivy Chong mengatakan kebada lembaga penyiaran publik Kanada CBC bahwa tuduhan itu tidak berdasar.

Sejak CORE meluncurkan mekanisme pengaduan pada 2021, investasi tersebut merupakan investigasi pertama yang dilakukan terkait perusahaan dan pelanggaran HAM.

CORE memiliki mandat untuk meminta pertanggungjawaban perusahaan garmen, pertambangan, serta minyak dan gas Kanada yang bekerja di luar wilayah Kanada atas kemungkinan pelanggaran hak asasi manusia yang timbul dari operasi mereka, termasuk di bagian rantai suplainya.

“Adalah misi kami untuk menyelesaikan pengaduan hak asasi manusia dengan cara yang adil dan tidak memihak untuk membantu mereka yang terkena dampak dan untuk memperkuat praktik bisnis yang bertanggung jawab dari perusahaan yang terlibat.” kata anggota CORE Sheri Meyerhoffer dalam sebuah pernyataan yang dirilis hari Selasa (11/7/2023) seperti dilansir BBC.

Lembaga pengawas itu memeriksa pengaduan yang diajukan oleh koalisi 28 organisasi masyarakat sipil pada Juni 2022. Ada 11 keluhan lainnya, selain keluhan terhadap Nike dan Dynasty Gold, yang sedang diproses dan akan segera dirilis laporannya oleh CORE.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:buruh paksachinaDynasty GoldHeadlinenikeUyghur
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kitab Suci Dibakar, Kuwait Justru Mencetak 10 Ribu Al-Quran Bahasa Swedia
Tulisan selanjutnya Rayakan Hari Besar Syiah Al-Ghadir, Mantan Perdana Menteri Irak Mencaci Amr bin Ash

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

Berita
13 Oktober 2026 05:30
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?