Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Penjajah ‘Israel’ Menolak Label Teror dari Amerika Serikat

Ahmad
Terakhir diupdate: 9 Agustus 2023 22:38 10:38 pm
Ahmad
Dipublikasikan 9 Agustus 2023 22:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Seorang pejabat ‘Israel’ hari Selasa (8/8/2023) menolak penggunaan istilah “serangan teror” dari Amerika Serikat untuk mengutuk pembunuhan seorang warga Palestina di daerah pendudukan Tepi Barat.

Pengadilan telah memutuskan salah satu pemukim Yahudi yang dijadikan tersangka dalam kasus pembunuhan itu dibebaskan dan statusnya menjadi tahanan rumah.

Dengan perundingan damai yang disponsori AS mandek selama hampir satu dekade, Washington melihat dengan cemas saat kekerasan di Tepi Barat meningkat, termasuk kerusuhan balas dendam dari para pemukim yang mengakibatkan banyak warga Palestina, di antaranya ada yang berkewarganegaraan ganda AS, mengalami kerusakan properti.

Polisi ‘Israel’ pada Jumat telah menangkap dua pemukim atas pembunuhan terhadap warga Palestina berusia 19 tahun di dekat desa Burqa.

Para pengacara tersangka menyatakan tindakan itu adalah penembakan untuk pertahanan diri oleh salah satu dari mereka pada kelompok pelempar batu yang jumlahnya jauh lebih besar.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

“Kami sangat mengutuk serangan teror kemarin oleh pemukim ekstremis ‘Israel’,” kata Biro Timur Dekat Departemen Luar Negeri AS pada Sabtu, yang pertama kali menggunakan istilah tersebut dalam konteks kekerasan yang dilakukan pemukim.

Pihak kepolisian penjajah awalnya menuduh para pemukim “dengan sengaja atau secara keji dan acuh tak acuh melakukan pembunuhan” dengan motivasi rasis, tetapi anggota kabinet Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berpendapat tanggung jawab kesalahan atas kematian di Burqa masih jauh dari jelas.

“Saya tidak menyarankan untuk memperlakukan definisi dari AS sebagai definisi profesional yang tepat. Pada akhirnya, mereka tidak memanfaatkan intelijen, tetapi laporan media,” kata Menteri Pertanian Avi Dichter, yang juga merupakan mantan kepala kontraterorisme untuk dinas keamanan Shin Bet ‘Israel’.

“Semuanya disiarkan ke dalam pemberitaan media – hal-hal yang benar, hal-hal yang salah, tendensius dan lain-lain. Pada akhirnya, yang penting bagi kami adalah apa yang terjadi di sana,” katanya kepada Radio Angkatan Darat ‘Israel’.

Pengadilan Distrik Yerusalem mendengar argumentasi bahwa para tersangka – salah satu dari mereka telah dirawat di rumah sakit, dengan penjagaan polisi, karena menderita luka di kepala – harus dibebaskan sambil menunggu kemungkinan penuntutan.

Pengadilan itu memutuskan salah seorang pemukim harus dibebaskan dan menjadi tahanan rumah sedangkan tersangka yang lain tetap ditahan di rumah sakit.

“Tindakan mereka untuk menyelamatkan jiwa – jiwa mereka dan jiwa yang lain,” kata pengacara tersangka, Nati Ram kepada wartawan.

Kementerian Luar Negeri Palestina mengutuk putusan pengadilan itu, serta menyatakan bahwa putusan itu akan mendorong lebih banyak kekerasan.  Kepolisian ‘Israel’ juga menyatakan akan banding terhadap putusan tersebut.

Secara terpisah, pasukan ‘Israel’ menangkap lima warga Palestina dari Burqa sebagai upaya untuk memperluas penyelidikan. Mereka yang ditangkap akan dihadirkan dalam sebuah pengadilan militer di Tepi Barat.

Departemen Luar Negeri AS pada Senin tampak enggan untuk menguraikan kecaman tajam atas kasus pembunuhan di Burqa.  “Pemikirannya, itu adalah serangan teror, dan kami prihatin mengenai itu, dan itulah sebabnya kami menyebutnya demikian,” kata juru bicara Matthew Miller kepada wartawan.

“Kami telah memperjelas keprihatinan kami, tetapi saya akan mencatat bahwa Pemerintah ‘Israel’ telah melakukan penangkapan dalam kasus ini dan berusaha meminta pertanggungjawaban pelaku, dan itu adalah tindakan yang tepat,” katanya menambahkan.* (ant)

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:headineisraelpalestinaterorteroris Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Meta Ancam Blokir Berita Indonesia Jika UU Publisher Rights Diberlakukan
Tulisan selanjutnya Gugatan Panji Gumilang kepada Wakil MUI Buya Anwar Abbas Masuk Tahap Mediasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?