Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kehidupan 120 Bayi Prematur di Gaza dalam Situasi Berbahaya 

Ahmad
Terakhir diupdate: 24 Oktober 2023 11:20 11:20 am
Ahmad
Dipublikasikan 24 Oktober 2023 11:10
Bagikan
Rumah sakit Gaza menghadapi kekurangan obat-obatan, bahan bakar dan air untuk ribuan pasien, saat ini ada 120 bayi di inkubator, 70 di antaranya memerlukan ventilasi mekanis
Bagikan

Hidayatullah.com—Kehidupan setidaknya 120 bayi di inkubator di rumah sakit Gaza yang dilanda perang terancam ketika mereka kehabisan bahan bakar, demikian pperingatan badan anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Lebih dari 1.750 anak dan bayi syahid akibat serangan penjajah ‘Israel’ yang dilancarkan di Jalur Gaza sebagai respons terhadap serangan mendadak Brigade Izzuddin Al-Qassam, sayap militer Hamas pada 7 Oktober, menurut kementerian kesehatan wilayah Palestina.

Rumah sakit menghadapi kekurangan obat-obatan, bahan bakar dan air tidak hanya untuk ribuan pasien yang terluka dalam perang lebih dari dua minggu antara militan Gaza dan ‘Israel’ tetapi juga untuk pasien rutin.

“Saat ini kami memiliki 120 bayi di inkubator, 70 di antaranya memerlukan ventilasi mekanis dan tentu saja situasinya sangat mengkhawatirkan,” kata juru bicara Dana Anak-anak PBB (UNICEF) Jonathan Crickx.

Bahan bakar menjadi perhatian utama bagi tujuh bangsal spesialis di Gaza yang merawat bayi prematur untuk membantu mereka bernapas dan memberikan dukungan penting, misalnya ketika organ mereka tidak cukup berkembang.

Baca Juga

Serangan ‘Israel’ Hancurkan Gudang Bantuan, 7 Orang Syahid di Gaza
Korban Meninggal Gempa NTT Capai 103 Orang, Sebagian Besar Perempuan dan Lansia
Resmi Gabung Angkatan Darat Suriah, YPG Umumkan Pembubaran Diri
Zaitun Rasmin Kembali Pimpin Wahdah Islamiyah, Terpilih untuk Periode 2027–2031
‘Israel’ Tetap Ikut Eurovision, Belanda Kembali Pilih Boikot

‘Israel’ memerintahkan blokade total terhadap wilayah tersebut setelah serangan pejuang kemerdekaan Palestina, yang menewaskan 1.400 orang pihak ‘Israel’, 200 tentaranya masih ditawan milisi pejuang.

Akibat pemadaman listrik, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada hari Kamis memperingatkan bahwa rumah sakit kehabisan bahan bakar untuk menghasilkan listrik. WHO mengatakan sekitar 1.000 pasien yang memerlukan dialisis juga akan berisiko jika generator dihentikan.

Dua puluh truk bantuan telah menyeberang dari Mesir ke Gaza pada hari Sabtu namun bahan bakar tidak ada dalam kiriman. “Jika mereka (bayi) ditempatkan di inkubator, berarti jika pasokan listrik terputus, kami sangat khawatir dengan nyawa mereka,” kata juru bicara UNICEF kepada AFP.

Menteri Kesehatan Gaza mengatakan pada hari Sabtu bahwa 130 bayi prematur berada dalam situasi berbahaya karena kekurangan bahan bakar.  Sekitar 160 perempuan melahirkan setiap hari di Gaza, menurut Dana Kependudukan PBB, yang memperkirakan ada 50.000 perempuan hamil di wilayah berpenduduk 2,4 juta orang.

Fadya Malhis, Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi di Rumah Sakit Shifa Gaza, telah menyampaikan permohonan mendesak kepada komunitas internasional, untuk menarik perhatian pada situasi yang mengerikan ini.

Dr Malhis mengungkapkan, sekitar 40 bayi, khususnya di unit perawatan intensif neonatal, bergantung pada tenaga surya untuk kelangsungan hidupnya. Namun, pada hari berawan atau hujan, bayi-bayi ini menghadapi peningkatan risiko kematian.

Dr. Malhis lebih lanjut menggarisbawahi bahwa banyak dari bayi-bayi ini telah kehilangan seluruh keluarga mereka akibat pemboman yang sedang berlangsung atau memiliki anggota keluarga yang hilang.

Dia mendesak komunitas internasional untuk segera mengirimkan bahan bakar ke Gaza untuk membantu menyelamatkan nyawa bayi-bayi yang rentan ini. Situasi ini masih kritis, sehingga menggarisbawahi perlunya intervensi kemanusiaan segera.

Meskipun penjajah mengatakan serangan itu ditujukan kepada Hamas, faknya menunjukkan serangan terburuk negara palsu ‘Israel’ didirikan pada tahun 1948, anak-anak merupakan mayoritas dari 4.385 korban kematian tersebut.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bayi gazabayi prematurgazaHeadlineisraelpalestinaPBBRumah Sakit GazaZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah: Ada 7 Kasus Aktif Penyakit Cacar Monyet di DKI Jakarta
Tulisan selanjutnya Mahasiswa UGM Teliti Mikro Alga sebagai Obat Luka Penderita Diabetes Melitus 2

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Anwar Abbas
Berita

MUI Soroti Pemblokiran Rekening Aktivis, Ingatkan Ancaman Penarikan Dana Massal

Berita
25 Agustus 2026 18:20
MBS akan Mengunjungi Prancis Melihat Peluang Investasi
Sentuhan AI vs ‘Rasa’ Manusia: Mengapa Fotografer Profesional Kurang Menyarankan AI Generated Image?
Turki Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Benjamin Netanyahu
Puluhan Orang Diculik Saat Shalat Jumat di Nigeria

Terbaru

  • Serangan ‘Israel’ Hancurkan Gudang Bantuan, 7 Orang Syahid di Gaza
  • Korban Meninggal Gempa NTT Capai 103 Orang, Sebagian Besar Perempuan dan Lansia
  • Resmi Gabung Angkatan Darat Suriah, YPG Umumkan Pembubaran Diri
  • Zaitun Rasmin Kembali Pimpin Wahdah Islamiyah, Terpilih untuk Periode 2027–2031
  • ‘Israel’ Tetap Ikut Eurovision, Belanda Kembali Pilih Boikot
  • “Saya Menyebarkan Berita Palsu,” aku Pejabat Komunikasi ‘Israel’
  • ‘Israel’ Cemas, Rudal Hipersonik Baru Turki Dinilai Jadi Ancaman Zionis
  • Cari Suara, Netanyahu Tegaskan ‘Israel’ Tak akan Biarkan Negara Palestina Berdiri
  • Operasi Penikaman Berhasil Lukai Warga ‘Israel’, Hamas: Itu Respon atas Kejahatan Zionis
  • MUI Soroti Pemblokiran Rekening Aktivis, Ingatkan Ancaman Penarikan Dana Massal

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

“Saya Menyebarkan Berita Palsu,” aku Pejabat Komunikasi ‘Israel’

25 Agustus 2026 20:46
Berita

‘Israel’ Cemas, Rudal Hipersonik Baru Turki Dinilai Jadi Ancaman Zionis

25 Agustus 2026 19:58
Berita

Cari Suara, Netanyahu Tegaskan ‘Israel’ Tak akan Biarkan Negara Palestina Berdiri

25 Agustus 2026 18:44
Berita

Operasi Penikaman Berhasil Lukai Warga ‘Israel’, Hamas: Itu Respon atas Kejahatan Zionis

25 Agustus 2026 18:40
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?