Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

VIDEO: Kocak, Wanita ‘Israel’ yang Ditawan Hamas Memaki Netanyahu Minta Dibebaskan Semuanya

Ahmad
Terakhir diupdate: 30 Oktober 2023 21:08 9:08 pm
Ahmad
Dipublikasikan 30 Oktober 2023 21:05
Bagikan
Tawanan Israel yang sedang disimpan Hamas ini berteriah memaki-maki PM Benyamin Netanyahu minta segera dibebaskan
Bagikan

Hidayatullah.com—Di tengah gempuran bombardir pesawat tempur zionis ‘Israel’ ke kota Gaza yang terus tanpa henti, pejuang pembebasan Palestina dan Masjid Al-Aqsha kembali merilis tiga tawanan ‘Israel’ yang disembunyikan kelompok pejuang.

Tiga perempuan yang sepertinya dalam keadaan sehat itu dengan penuh marah memaki-maki PM ‘Israel’ Benyamin Netanyahu atas kegagalanya melindungi warganya.

“Benjamin Netanyahu Halo, kami telah ditahan Hamas selama 23 hari… Kemarin ada konferensi pers untuk keluarga para tawanan, dan kami tahu bahwa seharusnya ada gencatan senjata, dan Anda seharusnya membebaskan kami, Anda seharusnya melepaskan kami, dan berjanji akan melepaskan kami. Namun, kami menderita karena kegagalan politik, keamanan dan militer Anda, karena “kegagalan” yang Anda timbulkan pada tanggal 7 Oktober, karena tidak ada tentara di tempat itu dan tidak ada yang datang kepada kami, “ kata salah seorang wanita, yang tidak sebutkan namanya hari Senin, (30/10/2023)

#BREAKING #AlQassam rilis pesan tiga orang tawanan bagi Netanyahu dan pemerintahan penjajahan Zionist.

Senin 30/10/2023

Note: Tunggu sampai ada terjemahannya. pic.twitter.com/vbl0v39z51

— Documenting #GazaGenocide (@sahabatalaqsha) October 30, 2023

Dalam siaran resmi Al-Qassam yang diterjamahkan akun @SahabatAlAqsha di media X, yang dulunya bernama Twitter,  wanita itu dengan nada marah terus memaki-maki Netanyahu, yang kini digempur dengan demo keluarga tawanan ‘Israel’.

“Tidak ada seorang pun di sini yang membela kami, dan kami adalah warga negara yang tidak bersalah dan naif, warga negara yang membayar pajak kepada suatu negara ‘Israel’, kami sekarang ditawan dalam kondisi “tanpa syarat”. Anda membunuh kami. Apakah Anda ingin membunuh kami semua? Anda ingin tentara membunuh kami. Bukankah cukup jika Anda membantai semua orang? Tidakkah cukup bagi Anda jika ada warga ‘Israel’ yang terbunuh? Bebaskan kami sekarang. Bebaskan warga negara dan tawanan mereka sekarang (artinya warga Palestina). Bebaskan kami. Bebaskan semuanya, kami layak untuk kembali ke keluarga kami, SEKARANG!!! SEKARANG!!! SEKARANG!!!,” kata dia sambil berteriak.

Baca Juga

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Hari Sabtu, (28/10/2023), 1000 demonstran ‘Israel’ berkumpul di depan rumah Perdana Menteri (PM) Benyamin Netanyahu di Kaisarea. Massa menuntut dia mengundurkan diri dan segera melakukan pertukaran tahanan antara sandera ‘Israel’ di Gaza dan tahanan Palestina di penjara-penjara zionis.

Media berbahasa Ibrani: “Sekitar 1.000 pemukim (haram) berunjuk rasa di depan kediaman pribadi Netanyahu tadi malam, menyatakan solidaritas mereka terhadap keluarga para tawanan di #Gaza, dan menuntut pengunduran diri Netanyahu dari jabatannya.”#Hamas #Palestina #Dajjal pic.twitter.com/0NHETZr8dL

— Hidayatullah.com (@hidcom) October 29, 2023

Selama hampir sebulan, setiap hari, warga negara palsu ‘‘Israel’’ terus melakukan aksi demo menuntut Netanyahu. Minggu lalu, warga ‘Israel’ mengadakan protes di jalanan Tel Aviv.

Massa menyuarakan kritik tajam di depan Kementerian Pertahanan seraya menyuarakan kemarahan ke Netanyahu.

“Masuk penjara! Bibi (Netanyahu) dan pergi!” teriak para pengunjuk rasa, dikutip Anadolu Agency, Senin (16/10/2023). Mereka pun dikabarkan mengibarkan sejumlah spanduk. Mulai dari “Bibi (Netanyahu), tanganmu berlumuran darah”, “Kami telah ditinggalkan”, “Segera kembalikan sandera” dan “Tidak ada kepercayaan, mundur”.

Salah satu pendemo, Monica Levy (62) yang kehilangan salah satu anggota keluarganya bernama Mapal Adam (25), mengatakan Netanyahu sepertinya sangat tertarik untuk “mengorbankan rakyat”.

Dia menuntut agar Netanyahu dan pemerintahannya disudahi karena mengabaikan masyarakat di selatan ‘Israel’, dekat dengan Gaza, dan malah mengabaikan kehidupan warga di sana.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Benyamin NetanyahuHAMASHeadlineisraelpalestinaperempuan IsraelPM IsraelTawanan Hamas
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Seorang Wanita Muslim Ditikam Hingga Tewas Saat sedang Duduk di Meja Taman
Tulisan selanjutnya Kesultanan Oman Batalkan Kesepakatan, Oman Larang Pesawat ‘Israel’ Lintasi Wilayah Udaranya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

genosida bosnia
Berita

Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Berita
28 Agustus 2026 02:27
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

31 Agustus 2026 21:23
Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?