Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Survei Menunjukkan Orang Malaysia Paling Tidak Percaya Sama Politisi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 November 2023 17:38 5:38 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 4 November 2023 17:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Jajak pendapat terbaru di Malaysia menunjukkan bahwa penduduk di negeri jiran itu masih banyak yang tidak percaya kepada politisi, bahkan kelompok yang paling tidak mereka percayai.

Menurut survei Trust in Professions terbaru, hanya 20 persen responden yang mengatakan politisi bisa dipercaya, peringkat paling buncit. Angka ini satu basis poin lebih tinggi dibandingkan survei edisi tahun 2021 dan di atas rata-rata global yang sebesar 14 persen.

“Politisi masih menjadi pihak yang paling tidak dipercaya di Malaysia dan di seluruh dunia,” kata Azamat Ababakirov, manajer riset senior Ipsos Public Affairs, dalam pernyataan yang menyertai hasil survei seperti dilansir Malay Mail Sabtu (4/11/2023).

Eksekutif periklanan (24 persen) dan menteri (26 persen) adalah dua profesi berikutnya yang paling tidak dipercaya, diikuti oleh jurnalis sebesar 27 persen dan pemuka agama (29 persen).

Di sisinlain, Azamat mengatakan daftar profesi yang paling terpercaya masih belum berubah tiga tahun berturut-turut. Dokter (58 persen), guru (58 persen), ilmuwan (49 persen), personel angkatan bersenjata alias tentara (49 persen) dan hakim (43 persen) merupakan profesi yang paling dipercaya.

Baca Juga

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

“Dua tahun setelah pandemi Covid-19, dokter Malaysia masih mendapatkan kepercayaan yang tinggi sampai saat ini. Masyarakat Malaysia masih memiliki kepercayaan yang tinggi terhadap guru, ilmuwan, dan angkatan bersenjata.

Akan tetapi, proporsi kepercayaan responden terhadap profesi itu turun sekitar tiga sampai 10 poin dasar, dengan kelompok yang paling banyak mengalami penurunan adalah profesi dokter.

“Tingkat kepercayaan yang tinggi pada awal tahun 2021 mencerminkan peningkatan interaksi masyarakat Malaysia dengan sistem layanan kesehatan dan proses belajar offline dengan sekolah selama pandemi.”

“Namun, secara keseluruhan, tingkat kepercayaan terhadap berbagai profesi menurun secara signifikan sejak Oktober 2021, selama tahap akhir lockdown,” kata Azamat.

Profesi lain yang dianggap dapat dipercaya oleh masyarakat Malaysia adalah bankir (41 persen), polisi (37 persen), pembaca berita (37 persen), lembaga survei (37 persen), dan laki-laki dan perempuan biasa atau warga biasa (36 persen).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Malaysiapolitisi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PM Anwar Izinkan 100 Persen Kepemilikan Asing Tesla dan Starlink di Malaysia Demi Kebaikan Bangsa
Tulisan selanjutnya ‘Israel’ Laporkan Kematian Tragis 5 Tentaranya oleh Serangan Mujahidin di Utara Gaza  

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Berita
13 Juli 2026 18:00
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?