Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Narasi Palsu ’Israel’ RS Al Shifa jadi Markas Hamas Terbantahkan

Ahmad
Terakhir diupdate: 20 November 2023 13:58 1:58 pm
Ahmad
Dipublikasikan 20 November 2023 13:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kementerian Kesehatan Gaza menolak klaim Zionis’Israel’ bahwa Hamas di Rumah Sakit Al-Shifa dijadikan markas dan telah menemukan terowongan dan menggambarkannya sebagai ‘kebohongan murni’.

Direktur Kemenkes Gaza, Mounir El Boursh, dalam keterangannya mengatakan,’Israel’ malah melanjutkan serangan udaranya ke Gaza, menargetkan beberapa wilayah di kantong tersebut sehingga menyebabkan jumlah korban sipil kini melebihi 13.000 sejak pemboman dimulai pada 7 Oktober.

“Tentara’Israel’ telah berada di Rumah Sakit Al-Shifa selama delapan hari dan mereka belum menemukan apa pun,” kata Mounir.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) hari Senin sempat merilis rekaman video yang menunjukkan sebuah terowongan yang diduga digali oleh pejuang Hamas di bawah Rumah Sakit Al-Shifa.

Dalam informasi terkini mengenai operasi di Rumah Sakit Al Shifa di Gaza, tentara’Israel’ mengatakan para insinyurnya menemukan sebuah terowongan sedalam 10 meter dan panjang 55 meter menuju pintu tahan ledakan.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Sebelumnya, IDF juga menyiarkan video propaganda yang merekam penemuan terowongan yang diduga berada di bawah Rumah Sakit Al-Shifa.  Namun video yang dimaksud hanya cuplikan terowongan masa perang di Swedia yang direkam dan diunggah di akun YouTube Uehunters pada 11 Oktober 2022.

Akun-akun ‘Israel’ publish video ini: “Tentara ‘Israel’ terobos masuk terowongan Hamas!”

Eh, @AricToler bilang: itu video lama fasilitas transmitter di Swedia! @QudsNen Rabu 15/11/2023

(Bohong lagi!!) pic.twitter.com/Dwde5GINOA

— Documenting #GazaGenocide (@sahabatalaqsha) November 16, 2023

Lebih memalukan lagi ketika Juru Bicara Perdana Menteri’Israel’ Ofir Gendelman awal bulan ini membagikan video “wajib ditonton” yang menurutnya direkam di terowongan Hamas.

Dalam video yang dibagikan Gendelmen, seekor anjing IDF konon mengejar pejuang Hamas yang berteriak ketakutan dengan tulisan ‘Anjing mengejar Hamas menuju kemenangan’.

Namun, Yoav Zitun, koresponden militer untuk Ynet, saluran berita utama penjajah’Israel’ membenarkan bahwa itu adalah video lama dan bukan dari Gaza.  Menurut Zitun, video yang dibagikan Gendelman merupakan video pelatihan “Operation Protective Edge” tanggal 8 Juli 2014 yang menewaskan lebih dari 9.000 orang, hampir separuhnya adalah anak-anak.

Investigasi Media

Setelah propaganda’Israel’ terhadap RS Al Shifa diluncurkan, banyak media arus utama Barat juga menggelar investigasi. CNN Internasional menemukan banyak bukti yang sejauh ini masih meragukan.

Berdasarkan analisa video-video Pasukan Pertahanan Israel (IDF), menunjukkan bahwa IDF mungkin telah mengatur ulang persenjataan di Al-Shifa sebelum kunjungan awak media.

“Sebuah video Pasukan Pertahanan’Israel’ pada 15 November yang menunjukkan tur persenjataan Hamas yang ditemukan di rumah sakit Al-Shifa menunjukkan lebih sedikit persenjataan di tempat kejadian dibandingkan dengan rekaman yang direkam oleh kru berita internasional, yang mengindikasikan bahwa persenjataan tersebut mungkin telah dipindahkan atau ditempatkan di sana sebelum awak media tiba,” mengutip CNN International, Ahad (19/11/2023).

CNN membandingkan rekaman yang dipublikasikan oleh IDF secara online dengan rekaman yang diambil oleh Fox News, yang diberikan akses ke situs tersebut beberapa jam setelahnya.

Reporter Fox News mengabarkan dia berada di RS Al-Shifa. Ini sesudah berita pasukan #Zionis masuk lagi ke Al-Shifa dan berada di sana 12 jam, menggali sana sini lalu merilis video yg tak bisa membuktikan bahwa RS itu dipakai sebagai markaz #Hamas @QudsNen
Israel tukang ngibul! pic.twitter.com/Bzpvu79I88

— Hidayatullah.com (@hidcom) November 16, 2023

Dalam video tersebut, Juru bicara IDF Letnan Kolonel Jonathan Conricus memimpin tur dan jam tangan di lengannya menunjukkan waktu menunjukkan pukul 13:18.

Koresponden asing Fox News, Trey Yingst, kemudian mengunjungi tempat kejadian saat hari sudah gelap. Dia mengatakan dalam laporannya bahwa saat itu waktu setempat menunjukan tengah malam.

Yingst diperlihatkan sebuah tas yang terletak di belakang mesin MRI di dalam rumah sakit dengan dua senjata AK-47 terlihat di atasnya. Namun, video IDF yang direkam sebelumnya hanya menunjukkan satu senjata AK-47. Tidak jelas dari mana senjata AK-47 kedua berasal dan mengapa senjata itu tidak terlihat dalam klip IDF sebelumnya.

Dalam beberapa jam setelahnya, IDF juga memposting secara online foto persenjataan yang konon ditemukan di rumah sakit Al-Shifa.  Nama file WhatsApp untuk foto ini menunjukkan bahwa foto tersebut diambil pada pukul 17:35. Artinya, setelah tur IDF di kompleks MRI, tetapi hampir pasti sebelum kru Fox News tiba.

Ada kemungkinan persenjataan tersebut telah dipindahkan dari tempat kejadian dan diganti sebelum kru liputan tiba. Namun hal ini tidak menjelaskan mengapa lebih banyak senjata yang terlihat ketika para wartawan tiba dibandingkan dengan video asli IDF.

Selain itu BBC juga diberikan akses ke rumah sakit pada hari berikutnya, 16 November, dan dua senjata AK-47 masih terlihat di atas tas di dalam ruang MRI.

Terkait perbedaan antara video militer dan rekaman BBC, pasukan pertahanan’Israel’ menyangkal bahwa IDF telah memanipulasi media. “Karena fakta bahwa lebih banyak persenjataan dan aset teroris yang ditemukan sepanjang hari.” “Kami bertindak dengan transparansi penuh sambil menjaga keamanan pasukan kami dan kesiapan operasional.”

Menutupi Kegagalan 

Sementara itu, Gerakan Perjuangan Islam Palestina (Hamas) hari Ahad membantah klaim penjajah yang menuduh gerakan tersebut menggunakan RS Al-Shifa untuk menahan tahanan dalam operasi mendadak melawan rezim bulan lalu.

“Tidak ada yang baru dari apa yang dikatakan juru bicara tentara Zionis kecuali upaya untuk menutupi kebohongan mereka,” kata pernyataam Hamas menanggapi juru bicara militer’Israel’ Daniel Hagari yang menerbitkan dua video propagandanya.

“Hanya (untuk mendukung) klaim jahat mereka bahwa Hamas telah menggunakan Rumah Sakit Al-Shifa sebagai markas militer untuk komando dan kendali,” kata Hamas.

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, sejauh ini sudah 13.000 warga Palestina, termasuk lebih dari 5.000 anak-anak, sejauh ini gugur, sementara sekitar 30.000 orang terluka.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazaHAMASHeadlineIDFisraelmarkas Hamaspenjajah IsraelRumah Sakit al-Shifaterowongan Hamas
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bahas Palestina, Indonesia dan Anggota OKI Lainnya Kunjungi China
Tulisan selanjutnya 1600 Dai Hidayatullah dari Sulawesi Ikut Silatnas 2023, Panitia Kerahkan 60 Angkot

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Dua Topan Mendera China dalam Sepekan Hampir 2 Juta Orang Dievakuasi
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?