Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Karir Kapten Tsubasa Ozora Berakhir di Komik Bulan April 2024

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Januari 2024 21:37 9:37 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Januari 2024 21:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Kreator dari komik Jepang Kapten Tsubasa, hari Jumat (5/1/2023), mengatakan bahwa dia “meniup peluit panjang” tanda berakhirnya serial kartun yang banyak digemari orang sedunia itu setelah ditampilkan selama 43 tahun.

Yoichi Takahashi memulai komik strip pesepakbola belia berusia 11 tahun Tsubasa Ozora pada 1981 yang meluas menjadi kesukaan banyak anak, remaja dan juga kalangan dewasa di seluruh penjuru dunia, bahkan memberikan inspirasi masa depan bagi bintang sepakbola seperti Lionel Messi dan Andres Iniesta.

Dikenal banyak orang sebagai “Captain Tsubasa”, atau “Holly e Benji” di Italia dan “Super Campeones” negara-negara Amerika Latin berbahasa Spanyol, komik itu meluas dalam bentuk film animasi dan video game. Di kampung halaman Takahashi di sisi timur Tokyo bahkan didirikan patung Kapten Tsubasa.

Dalam edisi terbaru Captain Tsubasa Magazine, kartunis berusia 63 tahun itu mengumumkan bahwa komik Kapten Tsubasa akan berakhir pada bulan April 2024, disebabkan kondisi kesehatannya yang memburuk dan perubahan kondisi pada industri manga belakang ini.

“Itu bukanlah keputusan yang mudah dan mungkin akan membuat mereka yang senang membaca Kapten Tsubasa menjadi sedih dan kecewa. Namun, saya berharap kalian akan memahami keputusan saya,” kata Takahashi dalam sebuah surat untuk pembaca seperti dikutip AFP.

Baca Juga

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Takahashi berharap karakter yang diciptakannya tersebut akan tetap hidup dalam bentuk lain dan dia bermaksud untuk merancang gagasan yang bisa digunakan untuk adaptasi di masa mendatang.

Lebih dari 100 negara menyebarluaskan serial itu dan ceritanya sudah dijual lebih dari 70 juta dalam bentuk buku fisik di Jepang saja, dan lebih dari 10 juta di luar negeri.

Di samping kesibukan membuat komik Kapten Tsubasa, Takahashi juga memiliki aktivitas sebagai managing director dari sebuah klub sepakbola sungguhan yang bermain di liga Jepang lapis kelima.

Klub tersebut diubah namanya menjadi Nankatsu SC — seperti nama tim sekolah dalam cerita Tsubasa — ketika Takahashi masuk di jajaran dewan direksi.

Takahashi menjadi penggemar berat sepakbola usai menonton Piala Dunia 1978 di televisi.

Dia menciptakan karakter Kapten Tsubasa dengan maksud membantu mempopulerkan olahraga itu di Jepang, yang belum memiliki liga profesional kala itu.

“Daya tidak menyangka orang di seluruh funia akan melihatnya,” kata Takahashi dalam sebuah wawancara dengan AFP tahun 2023.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Kapten Tsubasa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PM Anwar Mewajibkan Pelajar Malaysia Fasih Bahasa Melayu dan Inggris
Tulisan selanjutnya Pemimpin Umum Hidayatullah Serukan Hindari Politik Uang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Terbaru

  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

20 Juli 2026 12:51
Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

20 Juli 2026 11:05
Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

20 Juli 2026 05:00
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?