Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tak Sengaja Diledakkan, Bom ‘Israel’ Tewaskan 9 Tentaranya Sendiri

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 11 Januari 2024 01:27 1:27 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 11 Januari 2024 06:00
Bagikan
Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Bagikan

Hidayatullah.com – Militer “Israel” mengumumkan kematian sembilan tentara tambahan di Jalur Gaza, termasuk enam tentara yang diklaimnya tewas dalam sebuah ledakan tidak disengaja. Bom tersebut dimaksudkan untuk menghancurkan sebuah fasilitas produksi senjata di terowongan Hamas pada 9 Januari.

Daftar isi
  • Al-Qassam Gagalkan Upaya Pembebasan Tawanan
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Ledakan tersebut terjadi di Kamp Bureij di bagian tengah Gaza. Seorang wartawan yang sedang melakukan tur bersama “tentara” Israel ke terowongan-terowongan Hamas yang telah direbut berada cukup dekat untuk memotret asap yang mengepul setelah ledakan tersebut. Petugas medis terdengar melalui radio, dan para komandan menyatakan adanya insiden korban jiwa, Times of Israel melaporkan.

Baca juga: Kalah Strategi, Israel Pertimbangkan Banjiri Terowongan Hamas

Delapan tentara lainnya, termasuk penyanyi dan aktor Idan Amedi, terluka dalam ledakan tersebut, sementara tiga tentara “Israel” lainnya tewas di Gaza dalam insiden terpisah, demikian pernyataan militer.

Kematian para tentara, yang terjadi pada hari Senin, meningkatkan jumlah korban resmi menjadi 185 orang sejak dimulainya invasi darat “Israel” pada tanggal 27 Oktober. Militer “Israel” tidak mengungkapkan jumlah korban sebenarnya, dan jumlah tersebut diyakini jauh lebih tinggi.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Al-Qassam Gagalkan Upaya Pembebasan Tawanan

Di sisi lain, Brigade Izzudin al-Qassam, sayap militer Hamas, juga mengumumkan kematian beberapa tentara “Israel” di Kamp Bureij pada hari Senin, namun mengindikasikan bahwa mereka terbunuh saat mencoba membebaskan seorang tawanan yang ditahan oleh Hamas.

Bagian media dari kelompok tersebut mengumumkan bahwa “Brigade Al-Qassam menggagalkan upaya Zionis untuk membebaskan seorang tawanan musuh di kamp Bureij setelah sebuah pasukan khusus menyusup ke sebuah tempat di mana musuh percaya bahwa seorang tawanan berada di dalamnya. Pasukan tersebut dihadang, misinya digagalkan, dan bentrokan dengan pasukan tersebut menyebabkan beberapa orang tewas dan terluka. Beberapa barang milik pasukan khusus direbut.”

Baca juga: ‘Israel’ Akhirnya Akui Upaya Penyelamatan Sanderanya Digagalkan Hamas

Para pejuang Qassam juga menewaskan empat tentara “Israel” dengan senapan penembak jitu di sebelah timur kamp pengungsi Bureij, Brigade Qassam melaporkan pada hari Selasa.

Hamas diyakini menahan hampir 136 tawanan “Israel” di Gaza yang ditawan selama operasi Taufan Al-Aqsa pada 7 Oktober lalu.

Banyak dari mereka yang dibebaskan, termasuk wanita dan anak-anak, dalam pertukaran tawanan pada bulan November, dimana wanita dan anak-anak Palestina dibebaskan dari penjara-penjara Israel.

“Israel” telah melancarkan serangan udara dan darat ke daerah kantong yang terkepung sejak 7 Oktober, menewaskan sedikitnya 23.084 warga Palestina dan melukai 58.926 lainnya, menurut otoritas kesehatan Gaza, sementara hampir 1.200 warga Israel diyakini telah terbunuh dalam serangan Hamas. Hamas membunuh beberapa orang, sementara pasukan Israel sendiri membunuh yang lainnya dalam friendly fire dan karena Instruksi Hannibal.

Pengeboman tanpa henti “Israel” telah membuat sebagian besar dari 2,2 juta penduduk Gaza mengungsi. Para pengungsi Gaza kekurangan makanan, air bersih dan obat-obatan.

Pihak berwenang “Israel” mengklaim bahwa mereka ingin memaksa warga Palestina untuk meninggalkan Gaza sebagai pengungsi ke Mesir atau negara lain dan membangun kembali permukiman Yahudi di daerah kantong tersebut.*

Baca juga: Agresi Hari ke-95: Al-Qassam Gagalkan Pasukan Khusus ‘Israel’ dalam Misi Penyelamatan Tawanan  

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bomBrigade Al-QassamHAMASHeadlineisraelKonflik Palestina-IsraelPerang Palestina-Israeltentara Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hanya 5 Pemimpin Hamas yang Tahu Rencana Operasi Taufan Al-Aqsha
Tulisan selanjutnya Pemerintah Indonesia Dukung Afsel Gugat ‘Israel’ ke ICJ

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Berita
31 Agustus 2026 20:04
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?