Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Nilai Mata Uang Iran Turun akibat Eskalasi Militer dengan Amerika Serikat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Januari 2024 07:50 7:50 am
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Januari 2024 07:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Nilai mata uang rial Iran menurun 17 persen terhadap dolar Amerika Serikat kurun empat bulan terakhir di pasar bebas, sementara pemerintah Teheran berjibaku mengatasi inflasi yang melambung di atas 40 persen. Penurunan tersebut tampak sebagai akibat langsung dari eskalasi militer belakangan ini.

Intensifikasi serangan oleh milisi-milisi dukungan Iran di Timur Tengah (Iraq, Suriah, Libanon, Yordania, Yaman) terhadap kepentingan Amerika Serikat menghantam perekonomian Iran dengan keras.

Di pasar bebas rial mengalami devaluasi tajam, situasi yang tidak diakui secara resmi oleh bank sentral negara itu.

Satu dolar bernilai 498.000 rial dinpasar bebas di Teheran pada 6 Oktober, sehari sebelum serangan Hanas ke wilayah yang diduduki Israel dekat perbatasan Jalur Gaza. Per 29 Januari, sehari setelah serangan mematikan milisi dukungan Iran melancarkan serangan terhalang sebuah pangkalan tentara AS di Yordania, nilai tukar 1 dolar AS mencapai 582.500 rial, yang terendah bagi rial kutun 11 bulan terakhir.

Sementara itu pada hari Senin (29/1/2024), 1 euro bernilai 630.500 rial, rekor tertinggi dalam sejarah perdagangan mata uang Iran.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Para analis berkeyakinan konfrontasi militer Iran dengan AS merupakan penyebab utama pelemahan 17 persen nilai rial beberapa bulan terakhir.

Rumah tangga di Iran berusaha menyelamatkan tabungan mereka dengan membeli dolar, sementara inflasi menggila di atas 40 persen pada Desember 20023 atau turun dari puncak 55,5 persen pada bulan April, lapor Euronews.

Sejak 2018, Iran tidak pernah merasakan inflasi di bawah 10 persen.

Namun, Bank Sentral Iran berulang kali mengatakan pihaknya tidak menerima nilai tukar di pasar bebas. Bank Sentral Iran berpedoman pada nilai tukar yang ditetapkan Iran Center for Exchange sebagai nilai yang resmi, yang naik 4,1% sejsk 6 Oktober 2023 dan mencapai 429.210 rial untuk 1 dolar AS.

Berdasarkan UU yang diloloskan parlemen Iran dua tahun lalu, jual-beli mata uang asing di pasar bebas merupakan tindak pidana penyelundupan dan dapat diancam dengan hukuman.

Bank Sentral Iran juga melarang penjualan bebas mata uang kepada masyarakat oleh gerai-gerai penukaran uang dan membatasi transfer hanya dalam mata uang rial dari rekening bank perorangan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:iranmata uangrial
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pariwisata Halal di Brasil Ingin Tingkatkan Wisatawan Muslim, Brasil Kembangkan Pariwisata Halal
Tulisan selanjutnya sukarelawan ukraina Negara Sedang Perang Pejabat Korupsi $40 Juta Anggaran Pertahanan Ukraina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia

Berita
11 Oktober 2026 20:48
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?