Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Raja Inggris Charles III Banyak Harta Banyak Penyakit

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Februari 2024 09:03 9:03 am
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Februari 2024 09:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Istana Kerajaan Inggris hari Senin (5/2/2024) mengumumkan bahwa Raja Charles III didiagnosis kanker, setelah sebelumnya menjalani perawatan untuk pembesaran prostat.

Pengumuman perihal kanker yang diderita Charles tersebut mengejutkan banyak publik dan mengundang simpati dari banyak pemimpin di seluruh dunia. Di masa ibunya Ratu Elizabeth II – yang dikenal selalu tampil prima dan sangat menjaga pola makannya – pihak istana bisa dibilang sangat tertutup perihal kondisi kesehatan anggota keluarga kerajaan.

Pihak istana tidak menjelaskan jenis kanker apa yang diderita Charles atau seberapa seriusnya penyakit itu. Mereka hanya mengatakan bahwa kanker tersebut ditemukan saat Charles menjalani perawatan di rumah sakit swasta di London untuk pembesaran prostat belum lama ini, dan kanker itu bukan kanker prostat. 

Charles akan memulai perawatan rutin untuk mengobati kankernya dan karena itu ada beberapa agenda kerjanya yang harus disesuaikan, lansir Associated Press Selasa (6/2/2024).

Pembesaran prostat merupakan penyakit yang banyak dialami pria di atas usia 50 tahun, penderitanya mencapai ribuan di Inggris. Kondisi itu mempengaruhi bagaimana seorang pria kencing dan biasanya bukan gangguan yang serius. Penyakit ini tidak selalu meningkatkan risiko kanker prostat.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Meskipun menduduki tahta kerajaan dengan wilayah bekas jajahan terbanyak di era modern dan tentunya mewarisi harta yang banyak, Charles yang kini berusia 75 tahun tidak luput dari gangguan kesehatan, bahkan bisa dibilang cukup banyak.

Di masa pandemi Covid-19 Charles dua kali terpapar penyakit baru itu. Para pejabat mengatakan Charles hanya mengalami gejala ringan, meskipun dia mengaku kehilangan daya penciuman dan perasa kala itu. Charles juga mengaku merasa stres dan frustasi karena harus dijauhkan dari teman dan keluarga selama perawatan, dan kondisi yang dialaminya selama sakit merupakan pengalaman sangat tidak menyenangkan. Covid-19 pertama dialaminya pada Maret 2020, ketika vaksin belum tersedia di Inggris, dan kedua pada Februari 2022 ketika dia sudah disuntik vaksin 3 kali.

Charles sangat menggemari olahraga polo dan sering terluka saat memainkannya.

Ketika masih muda di tahun 1980 dia pernah terjatuh dari atas kuda dan disepak oleh kuda tunggangannya saat bermain polo di Windsor sehingga harus mendapatkan enam jahitan di pipi.

Pada tahun 1990-an dia menjalani sejumlah operasi untuk memperbaiki kondisi lengan kanannya yang cedera akibat terjatuh saat bermain polo, dan dia juga mengalami luka di bagian kaki dalam pertandingan lain.

Pada tahun 2001 Charles dilarikan ke rumah sakit dengan ambulans karena tidak sadarkan diri setelah dihempaskan hingga terjatuh oleh kudanya saat bermain polo bersama kedua putranya William dan Harry.

Dia juga mengalami luka dalam beberapa kecelakaan saat berburu. Tulang rusuknya patah saat terjtuh dari kuda pada 1998, dan pada 2001 dia mengalami retak pada tulang kecil di bahunya akibat kecelakaan serupa.

Dia mengumumkan pensiun pada 2005 setelah bermain polo selama lebih dari 40 tahun.

Charles juga diketahui memiliki “sausage fingers”, jari-jari tangannya terlihat lebih gemuk dari ukuran normal dan berwarna kemerahan seperti sosis. Kondisi ini merupakan indikasi adanya sejumlah gangguan kesehatan, salah satunya arthritis. Dalam beberapa kesempatan Charles bergurau dengan menyinggung jemari sosisnya.

Pada tahun 2008, Charles menjalani operasi pembuangan daging yang tumbuh di dekat tulang hidungnya. Daging itu bukan kanker, dan operasi yang dijalaninya hanya merupakan prosedur bedah kecil.

Pada 2003 Charles menjalani operasi hernia di sebuah rumah sakit swasta. Dia berkata kepada awak media yang menunggunya keluar rumah sakit dengan nada bercanda, “Hari ini hernia, besok sudah hilang.” 

Charles mengalami gangguan pada tulang belakangnya, dia beberapa kali bicara soal sakit di bagian punggungnya. Saat duduk di dalam kendaraan maupun dalam pertemuan-pertemuan resmi di Istana Buckingham, Charles membutuhkan bantal penyangga.

Dalam buku memoar “Spare” – yang dikecam banyak orang sedunia – putranya Harry menulis bahwa ayahnya selalu berolahraga di rumah agar sakit di bagian leher dan tulang belakangnya tidak menjadi-jadi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Raja Charles III
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Studi: 64.000 Kehamilan di Amerika Serikat Akibat Kasus Perkosaan
Tulisan selanjutnya Para Wanita Pejuang Baitul Maqdis Para Wanita Pejuang Baitul Maqdis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan

Berita
29 Agustus 2026 09:20
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?