Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Bank Prancis Masih Memberi Kredit ke Perusahaan Rokok

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Maret 2024 14:44 2:44 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Maret 2024 14:44
Bagikan
mitos rokok
Bagikan

Hidayatullah.com– Sejumlah bank di Prancis masih saya memberikan kredit kepada industri tembakau – yang membuat jutaan orang sakit dan mati akibat rokok, termasuk bank besar Société Générale.

Sejak 2018, bank-bank di Prancis menggelontorkan dana lebih dari lima miliar dolar, menurut hasil riset kelompok anti-tembakau Alliance Contre le Tabac (ACT) yang dirilis hari Rabu (6/3/2024) seperti dilansir AFP.

“Apabila industri tembakau berhasil mempertahankan perdagangan mematikannya, itu antara lain, berkat sumber daya yang disediakan oleh institusi-institusi perbankan dan dana investasi,” kata Direktur ACT Marion Catellin, dalam sebuah pernyataan tentang hasil riset yang dilakukan oleh organisasinya.

Akan tetapi, dia juga mengatakan bahwa bank-bank yang sama enam tahun silam pernah berjanji akan menghentikan pendanaan bagi industri tembakau.

Pada 2017, lembaga swadaya masyarakat asal Australia Tobacco-Free Portfolio meluncurkan Tobacco Free-Finance Pledge, yang menyeru kepada semua pelaku industri finansial internasional untuk berhenti mendanai perusahaan-perusahaan tembakau.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Di antara bank yang menandatangani Tobacco Free-Finance Pledge adalah Société Générale, Crédit Agricole dan BPCE Group (Banque Populaire-Caisse d’Epargne).

Laporan ACT tersebut menunjukkan bahwa antara tahun 2018 dan 2023, bank-bank Prancis itu justru menyalurkan 5,3 miliar dolar berupa kredit ke British American Tobacco (produsen rokok merk Lucky Strike, Dunhill, Kent), Philip Morris International (Malboro, L&M, Chesterfield) dan grup Imperial Brands (Davidoff, Drum, Rizla).

“Kredit-kredit bank ini tidak dapat diterima,” kata Catellin kepada France Inter.

“Seperti dikatakan oleh Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus belum lama ini, setiap investasi ke dalam industri tembakau merupakan investasi terhadap kematian dan penyakit. Dengan mendanai industri tembakau, bank-bank Prancis berarti termasuk di dalam industri yang membunuh satu dari setiap dua orang pelanggan.”

Société Générale mencakup 83 persen dukungan finansial Prancis yang disalurkan kepada industri tembakau.

Laporan yang digarap oleh organisasi investigasi Profundo atas amanat ACT itu menyebutkan bahwa bank-bank Prancis tidak hanya memberikan pinjaman uang kepada perusahaan raksasa tembakau tetapi juga berinvestasi langsung di pasar tembakau.

Pada bulan November 2023 saja, bank-bank Prancis menenamkan uang $733 juta di industri tembakau.

Empat puluh persen berasal dari BPCE Group (Banque Populaire-Caisse d’Épargne) dan lebih dari 20% diberikan oleh Crédit Agricole.

Tembakau menjadi penyebab 75.000 kematian setiap tahun di Prancis, menurut angka yang dikutip ACT tetapi dikonfirmasi oleh otoritas kesehatan masyarakat Prancis Santé Publique France (SPF).

Menanggapi laporan itu, Société Générale mengatakan kepada AFP bahwa menyadari akan dampak lingkungan dan sosial berkaitan dengan sektor tembakau, pihaknya berkomitmen untuk keluar dari industri itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bankPrancisrokoktembakau
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bahagia dengan Berbagi
Tulisan selanjutnya Chiang Mai Andalan Wisata Thailand Kota Paling Kotor Udaranya di Dunia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Berita
31 Agustus 2026 18:22
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?