Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Niger Batalkan Kesepakatan dengan Militer Amerika yang Bersikap Seenaknya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Maret 2024 06:48 6:48 am
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Maret 2024 08:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Penguasa militer Niger membatalkan kesepakatan dengan Amerika Serikat yang meperbolehkan personel militer dan staf sipil dari Departemen Pertahanan AS berada di wilayahnya.

Keputusan itu diambil menyusul kunjungan oleh seorang pejabat Amerika Serikat pekan kemarin yang dipimpin oleh Wakil Menteri Luar Negeri untuk Urusan Afrika Molly Phee bersama Jenderal Michael Langley, komandan U.S. Africa Command.

Juru bicara junta Kolonel Amadou Abdramane, hari Sabtu (16/3/2024), mengatakan di layar televisi bahwa delegasi Amerika itu tidak mengikuti protokol diplomatik, dan bahwa Niger tidak diberitahu perihal komposisi delegasi tersebut, tanggal kedatangannya atau agendanya, lansir Reuters.

Dia menjelaskan bahwa diskusi antara pihak junta dengan delegasi AS itu seputar transisi militer saat ini di Niger, kerja sama militer antara kedua negara, serta mitra yang dipilih Niger untuk memerangi militan yang berafiliasi dengan Al-Qaeda dan ISIS.

“Niger menyesali maksud dari delegasi Amerika yang menafikan kedaulatan rakyat Niger untuk memilih mitra yang tepat bagi mereka dan jenis kemitraan yang benar-benar dapat membantu mereka dalam memerangi terorisme,” kata Abdramane.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

“Demikian pula, pemerintah Niger dengan tegas mengecam sikap merendahkan disertai ancaman tindakan balasan dari kepala delegasi Amerika terhadap pemerintah dan rakyat Niger,” imbuhnya.

Per tahun lalu terdapat sekitar 1.100 tentara Amerika Serikat di Niger, di mana militer AS mengoperasikan dua pangkalan, termasuk sebuah pangkalan drone yang dikenal sebagai Air Base 201, yang didirikan dekat Agadez di bagian tengah Niger dengan biaya lebih dari $100 juta.

Sejak 2018 pangkalan itu dipergunakan untuk melancarkan serangan atas target-target seperti ISIS dan Jama’at Nusrat al-Islam wal Muslimeen, sebuah kelompok afiliasi Al-Qaeda di kawasan Sahel.

Abdramane mengatakan status dan kehadiran pasukan AS di Niger tersebut ilegal dan melanggar konstitusi serta aturan demokrasi karena diberlakukan secara sepihak oleh AS terhadap negara itu pada 2012.

Dia mengatakan Niger tidak mengetahui berapa jumlah staf sipil dan personel militer yang berada di wilayahnya atau jumlah peralatan yang ditempatkan di sana dan, menurut kesepakatan itu, militer AS tidak berkewajiban untuk merespon permintaan bantuan apapun untuk melawan militan.

“Berdasarkan hal tersebut di atas, pemerintah Niger mencabut dengan segera perjanjian mengenai status personel militer Amerika Serikat dan staf sipil Departemen Pertahanan Amerika di wilayah Republik Niger,” tegas Abdramane.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatNiger
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kurang dari Setengah Pelajar Korea Selatan Menilai Unifikasi dengan Utara Perlu
Tulisan selanjutnya 193,6 Juta Orang akan Mudik Lebaran Ini,  4 Juta Pakai Pesawat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Berita
31 Agustus 2026 20:04
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?