Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kurang dari Setengah Pelajar Korea Selatan Menilai Unifikasi dengan Utara Perlu

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Maret 2024 20:47 8:47 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Maret 2024 07:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Kurang dari setengah pelajar Korea Selatan menilai unifikasi dengan saudara mereka di Utara perlu untuk dilakukan, menurut hasil survei yang dirilis hari Sabtu (16/3/2/24).

Dari jajak pendapat online yang diikuti oleh 73.991 pelajar sekolah dasar, menengah dan atas, yang dilakukan oleh Kementerian Unifikasi dan Kementerian Pendidikan dari 20 Oktober sampai 20 November 2023, diketahui bahwa 49,8 persen menjawab unifikasi diperlukan, sementara 38,9 persen mengatakan tidak diperlukan.

Ini untuk pertama kalinya angka pendukung unifikasi di kalangan pelajar berada di bawah 50 persen sejak survei serupa dimulai pada 2014, lapor The Korea Times.

Kedua Korea secara teknis masih berperang, karena perang tahun 1950-1953 berakhir dengan gencatan senjata.

Di antara mereka yang menentang ide unifikasi beralasan penyatuan kedua Korea justru akan menimbulkan masalah sosial (28,6 persen),  sementara yang memberikan alasan beban ekonomi sebesar 27,9 persen.

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Sentimen negatif terhadap Korea Utara menguat beberapa tahun terakhir.

Responden yang melihat Korea Utara sebagai negara yang harus diajak kerja sama oleh Korea Selatan menurun menjadi 32,1 persen pada 2023 dari 38,7 persen pada 2022. Pelajar yang melihat Korea Utara sebagai musuh naik dari 10,9 persen menjadi 12,5 persen pada periode yang sama.

Pelajar yang tidak tertarik dengan urusan unifikasi terus naik selama empat tahun berturut-turut dari 20,2 persen pada 2020 menjadi 28,3 persen pada 2023.

Mereka yang meyakini bahwa hubungan antar-Korea tidak damai naik menjadi 56 persen pada 2023 dari 55,7 persen pada 2022.

“Provokasi oleh Korea Utara telah memupuk pandangan negatif pelajar terhadap unifikasi,” kata Kementerian Unifikasi.

“Bersama dengan Kementerian Pendidikan, kami akan berusaha sebaik mungkin untuk menjelaskan kepada para pelajar tentang perlunya unifikasi dan arah kebijakan unifikasi,” imbuhnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Korea Selatanunifikasi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saudi akan Pakai Drone untuk Keperluan Medis Selama Musim Haji
Tulisan selanjutnya Niger Batalkan Kesepakatan dengan Militer Amerika yang Bersikap Seenaknya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Berita
31 Agustus 2026 18:22
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Berita

Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

3 September 2026 14:11
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?