Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tersangka Penembakan Moskow Ditangkap Tidak Tahu Siapa yang Bayar

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Maret 2024 15:08 3:08 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Maret 2024 02:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Media pemerintah Rusia, hari Sabtu (23/3/2024), merilis video aparat sedang menginterogasi tiga pria tersangka pelaku serangan maut di gedung konser Crocus City Hall di pinggiran kota Moskow malam sebelumnya.

Aparat Federal Security Service (FSB) sebelumnya pada hari Sabtu mengumumkan telah menangkap 11 orang yang dicurigai, termasuk 4 tersangka pelaku, terlibat dalam serangan Jumat malam tersebut.

Dalam salah satu video interogasi, yang dibagikan oleh kantor berita RIA Novosti, tampak seorang pria dalam keadaan tertelungkup di tanah dipegang di bagian rambutnya sehingga dia dapat melihat ke arah kamera.

Aparat yang menjambak pria tersebut terdengar mengajukan pertanyaan, “Apa yang kamu lakukan di Turki?”

“Di sana [Turki] dokumen saya expired, saya menyeberangi perbatasan ke sini,” jawab pria tersebut, diduga merujuk pada paspornya.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Pria itu kemudian mengidentifikasi dirinya sendiri sebagai Shamsutdin Fariddun dan dilahirkan pada 17 September 1998.

Kementerian Dalam Negeri Rusia hari Sabtu mengatakan bahwa empat pria tersangka pelaku merupakan warga negara asing, sementara sejumlah media melaporkan di antara mereka ada yang merupakan warga Republik Tajikistan, lansir Moscow Times.

“Apa yang kamu lakukan di Crocus [City Hall]?” kata aparat yang memegang kepala Fariddun.

“Kami menembak… orang-orang… demi uang,” jawab Fariddun.

Dia kemudian menjelaskan bahwa dirinya dijanjikan 1 juta rubel ($10.800) untuk melakukan serangan tersebut, yang separuhnya diakuinya sudah diterima melalui card transfer.

Fariddun, yang terlihat gemetar, menambahkan bahwa dirinya tidak mengetahui identitas orang yang membayarnya untuk melakukan serangan, tetapi mengatakan bahwa mereka menghubunginya lewat aplikasi pesan Telegram.

Dalam video terpisah yang dipublikasikan RIA Novosti, seorang pria kedua, yang berbicara dalam bahasa Tajik, tampak diinterogasi melalui bantuan penerjemah yang berbicara tetapi tidak tampak di layar kamera.

Menurut orangbitu, dirinya tinggal di sebuah penginapan bersama dengan beberapa tersangka lain yang terlibat dalam serangan itu.

Pria itu mengklaim melakukan komunikasi dengan individu bernama Abdullo dan Muhammad, siapa mereka yang dimaksudnya tidak diketahui.

Dalam video ketiga, tampak seorang pria yang ditahan aparat mengaku bernama Rajab Alizadeh.

Seorang pria yang tidak tampak di kamera bertsnya kepada Alizadeh. “Ketika kamu kabur dari Moskow, kamu bawa senjata. Di mana kamu buang? Di sana atau di sini?”

Alizadeh, yang wajah dan baju kaos yang dikenakannya berlumuran darah dan bagian kepalanya dibalut perban, berkata, “di suatu tempat di jalan,” tetapi dia tidka ingat di mana dia dan temannya meninggalkan senjata mereka.

Sebuah video yang belum diverifikasi beredar online menunjukkan seorang pria – yang konon adalah Alizadeh – tertelungkup di tanah sementara aparat Rusia memotong telinganya. Apabila video itu benar, hal itu menjelaskan mengapa kepalanya berbalut perban saat muncul dalam video interogasi.

Di masa lalu, FSB pernah dituduh “mengarang” video interogasi.

Moscow Times tidak dapat secara independen memverifikasi keaslian video-video tersebut.

Sedikitnya 133 orang dilaporkan terwas ketika beberapa pria bersenjata laras panjang menyerbu gedung konser Crocus City Hall yang berada di daerah Krasnogorsk di pinggiran kota Moskow. Selain menambaki orang-orang pelaku membakar gedung tersebut pada Jumat malam (22/3/2024).

Hari Sabtu, kelompok ISIS mengklaim bahwa empat anggotanya sebagai pelaku serangan dengan menggunakan “senapan mesin, pistol, belati dan bom api” sebagai bagian dari perang melawan negara yang memusuhi Islam.

Presiden Vladimir Putin berjanji akan menghukum berat mereka yang berada di balik “serangan teroris barbar” itu 

Putin mengklaim para pelaku sedang berusaha melarikan diri ke Ukraina ketika diringkus aparat.

Kyiv membantah terlibat dalam serangan tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Crocus City HallISISMoskowrusia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penculik Lepaskan 280 Pelajar Kuriga Nigeria
Tulisan selanjutnya Ribuan Orang Memprotes Penebangan Hutan Asli Australia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Dua Topan Mendera China dalam Sepekan Hampir 2 Juta Orang Dievakuasi
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?