Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

WHO: Satu dari 6 Remaja Menjadi Korban Perundungan Siber

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Maret 2024 15:04 3:04 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Maret 2024 15:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Satu dari enam anak berusia 11-15 tahun menjadi korban perundungan siber pada 2022, menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang dirilis hari Rabu (27/3/2024). WHO juga memperingatkan bahwa pandemi Covid-19 telah mengubah bagaimana remaja memperlakukan satu sama lain.

Studi itu, yang dilakukan di 44 negara, mengungkap bahwa kekerasan dari teman sebaya secara virtual semakin kerap terjadi selama masa lockdown. Anak usia sekolah yang melaporkan mengalami perundungan di dunia maya lebih banyak dibandingkan masa sebelum pandemi.

Direktur WHO Eropa Hans Kluge mengatakan temuan itu memberikan peringatan penting, karena kasus perundungan siber di kalangan remaja naik 13 persen dibandingkan 13 persen dari empat tahun silam.

“Ini merupakan isu kesehatan dan juga hak asasi manusia, dan kita harus bertindak untuk melindungi anak-anak kita dari kekerasan bahaya, baik di luar jaringan (offline) maupun di dalam jaringan (online),” kata Kluge.

Data dari 279.000 anak dan remaja di berbagai negara Eropa, Asia Tengah, serta Kanada menjadi basis dari studi tersebut.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Perundungan siber paling banyak dialami anak lelaki berusia 11 tahun dan anak perempuan berusia 13 tahun. Satu dari delapan remaja mengaku melakukan perundungan siber terhadap orang lain, lansir RFI.

Bulgaria, Lithuania, Moldova, dan Polandia merupakan negara dengan kasus perundungan siber terbanyak di kalangan anak lelaki, sementara Spanyol paling sedikit.

Dengan kebiasaan remaja online sekitar selama enam jam sehari, fluktuasi sedikit saja dari tingkat perundungan berdampak besar pada kesehatan mental mereka, kata Kluge.

Laporan itu menekankan perlunya pemantauan terhadap perundungan oleh teman sebaya dan mendorong diberikannya pendidikan yang lebih baik bagi remaja, keluarga dan sekolah tentang perundungan siber serta dampaknya.

Laporan itu juga mendesak diadakannya kebijakan untuk mengatur platform media sosial guna meredam kasus perundungan siber.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:perundungan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Junta Burkina Faso Perpanjangan Operasi Pemberantasan Milisi Muslim
Tulisan selanjutnya Pemimpin Umum Hidayatullah Menangis Sesenggukan saat Lelang Infaq Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?