Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Jumlah Wanita Kurang Sejumlah Wilayah Jepang Terancam Lenyap

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 April 2024 13:07 1:07 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 April 2024 07:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sekitar 40 persen wilayah administrasi pemerintahan di Jepang terancam hilang pada 2050 disebabkan penurunan tajam jumlah wanita usia subur.

Dewan strategi kependudukan yang terdiri dari berbagai pakar pada hari Rabu (24/4/2024) merilis hasil analisisnya tentang tren populasi di masa depan berdasarkan studi oleh National Institute of Population and Social Security Research, lansir Asahi Shimbun.

Menurut dewan itu, wilayah yang berisiko lenyap adalah yang memiliki persentase wanita antara 20 sampai 39 dan diperkirakan akan mengalami penurunan lebih dari 50% antara tahun 2020 dan 2050.

Penurunan tajam jumlah wanita usia subur akan menyebabkan penurunan angka kelahiran, sehingga populasi di wilayah itu terus menyusut dan akhirnya “menghilangkan” wilayah administrasi pemerintahan yang bersangkutan.

Dewan itu mengatakan 774 dan 1.729 wilayah pemerintahan daerah yang ada di Jepang termasuk di dalam kategori itu.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Studi pertama terhadap wilayah yang berisiko dilakukan pada 2014 oleh organisasi berbeda yang menggunakan kondisi, rentang waktu dan cakupan area yang berbeda. Hasil studi tersebut mendapati sekitar setengah dari wilayah pemerintahan daerah di Jepang berisiko lenyap.

Hasil studi terbaru menunjukkan bahwa 239 wilayah yang disebut dalam laporan tahun 2014 saat ini tidak lagi berisiko lenyap.

Namun, studi itu menemukan 99 wilayah baru yang berisiko lenyap. Salah satu faktornya adalah karena wilayah pemerintahan daerah di Prefektur Fukushima tidak tercakup di dalam studi tahun 2014.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jepangwanita
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Abu Ubaidah: Selama 200 Hari, ‘Israel’ Tak Meraih Apapun di Gaza
Tulisan selanjutnya Pamer Minuman Pendukung ‘Israel’ di Masjidil Haram, Anak Zulhas Dikuliti  Netizen

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?