Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Bon Tum Mayones Penyebab Keracunan Makanan di Arab Saudi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Mei 2024 14:13 2:13 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Mei 2024 14:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Kasus keracunan makanan yang dialami para pelanggan sebuah jaringan kedai burger ternama di Riyadh, Arab Saudi, ternyata bersumber pada mayones merk Bon Tum.

Puluhan kasus botulisme, yang merenggut nyawa 1 orang dan membuat 75 lainnya jatuh sakit, di Saudi bulan lalu diketahui berkaitan dengan jaringan kedai burger Hamburgini.

Pihak berwenang Arab Saudi mengeluarkan pengumuman pada Sabtu lalu (11/5/2024) bahwa sumber keracunan adalah bakteri pada mayones yang dipergunakan di kedai itu.

Pihak Otoritas Obat dan Makanan Saudi mengungkap bakteri clostridium botulinum, yang menyebabkan botulisme, ditemukan pada sampel mayones merk BON TUM yang disajikan di kedai itu 

Racun pada bakteri itu merusak fungsi saraf dan dapat menyebabkan kelumpuhan otot serta gangguan pernapasan, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Otoritas Arab Saudi segera menarik produk bermasalah itu dari pasar di seluruh wilayahnya.

“Pabrik pembuat produk mayones tersebut telah ditutup sambil menunggu proses hukum,” kata Kementerian Urusan Daerah dan Perumahan dalam pernyataannya seperti dilansir Alarabiya.

Kementerian mengimbau masyarakat untuk membuang produk tersebut.

“Semua stok produk yang tersisa, tidak peduli batch maupun kadaluarsanya, akan ditarik dan dimusnahkan,” kata kementerian.

Sementara itu di negeri tetangga Uni Emirat Arab, pihk berwenang di Abu Dhabi hari Selasa (14/5/2024) mengkonfirmasi bahwa di UEA sudah bebas dari produk Bon Tum dan pengawasan di pelabuhan diperketat guna mencegah produk makanan bermasalah itu masuk, lapor Khaleej Times.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiBon Tummayones
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Blockout 2024 Menggema, Warganet Boikot Selebriti Pendukung Genosida di Palestina
Tulisan selanjutnya Buntung bukan Untung Sharp Hentikan Produksi Panel LCD Besar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Berita
20 Juli 2026 17:00
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?