Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Orange Akhiri Kerjasama Telekomunikasi, Zionis Israel Marah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Juni 2015 22:12 10:12 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Juni 2015 22:12
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Orange, perusahaan telekomunikasi Prancis, memicu kemarahan dari pihak Israel, setelah mengumumkan akan mengakhiri kerjasamanya dengan pemerintah Zionis.

Pimpinan eksekutif Orange, Stephane Richard, hari Rabu (3/6/2015) di Mesir mengatakan bahwa dia akan mengakhiri kerjasama dengan Israel sebagai mitranya sesegera mungkin.

Orange menegaskan bahwa keputusan itu semata-mata karena alasan bisnis, bukan politik. Tetapi Israel marah besar.

“Pemandangan absurd ini tidak bisa dimaafkan,” kata Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu seperti dikutip Euronews hari Jumat (6/6/2015).

“Saya menyeru pemerintah Prancis agar menjaga jarak secara publik dari pernyataan menyedihkan ini dan tindakan menyedihkan dari sebuah perusahaan yang sebagiannya dimiliki oleh pemerintah Prancis,” kata Netanyahu. Sebagaimana diketahui Prancis merupakan salah satu sekutu dekat Zionis.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Orange adalah bekas perusahaan pemegang monopoli telekomunikasi di Prancis, dan pemerintah Paris masih memegang 25 persen saham perusahaan itu.

Kabar pemutusan kerjasama oleh Orange itu muncul setelah kelompok-kelompok HAM mendesak agar Orange mengakhiri kerjasamanya dengan perusahaan Israel, Partner Communications, yang menggunakan merek dagangnya di seluruh wilayah yang dikuasai Zionis dan di wilayah Palestina yang terjajah di Tepi Barat dan Al-Quds (Yerusalem).

Orange mengatakan pihaknya hanya tidak ingin merek dagangnya dipakai di negara di mana perusahaannya bukan hadir sebagai operator, yang mana hal itu sejalan dengan kebijakan lisensi global yang dimilikinya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mesir Tak Dapat Suara Tuan Rumah Piala Dunia 2010, karena Tak Mau Suap Pejabat FIFA
Tulisan selanjutnya pancasila al-quran MUI Desak Pemerintah Segera Tindaklanjuti Aturan Jilbab TNI

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Berita
16 Oktober 2026 14:29
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India

Terbaru

  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?