Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Lebih dari 500.000 Warga Gaza Kehilangan Tempat Tinggal

Ahmad
Terakhir diupdate: 17 Mei 2024 17:18 5:18 pm
Ahmad
Dipublikasikan 17 Mei 2024 17:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Lebih dari setengah juta warga Palestina kehilangan tempat tinggal sebagai akibat dari agresi ‘Israel’ di Gaza dan Zionis mengintensifkan serangan di seluruh wilayah yang terkepung.

Perkiraan itu disampaikan oleh Badan PBB untuk Pekerjaan dan Bantuan untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) setelah hampir 450.000 warga Palestina terpaksa mengungsi dari kota Rafah setelah Pasukan Pertahanan Israel (IDF) memperluas operasi ke kota paling selatan Gaza.

Selain itu, sekitar 100.000 warga Palestina di utara daerah kantong itu juga kehilangan tempat tinggal. “Kelompok itu menghadapi kelelahan ekstrem karena mereka harus bergerak dan kelaparan dan selalu hidup dalam ketakutan,” tulis PBB di platform X .

“Tidak ada tempat yang aman di Gaza. Implementasi gencatan senjata segera adalah satu-satunya harapan bagi mereka,” tulisnya.

Sementara itu, Unit tank IDF diduga maju ke bagian timur Rafah setelah penduduk di daerah itu juga melihat asap tebal dan ledakan keras sebagai akibat dari kampanye pemboman di sejumlah rumah.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Di kamp pengungsi Jabalia, utara Gaza, kendaraan lapis baja bersama dengan ekskavator mengepung zona evakuasi dan pusat pemukiman sementara saat pertempuran sengit berlanjut.

Sejak pekan lalu, IDF telah memerintahkan lebih banyak penduduk Gaza untuk meninggalkan wilayah utara setelah serangan meningkat.

Wakil juru bicara PBB Farhan Haq mengatakan langkah-langkah pengusiran yang diterapkan oleh rezim Zionis telah menyebabkan sekitar 100.000 orang kehilangan tempat tinggal.

Pelapor Khusus PBB di wilayah Palestina Francesca Albanese mengatakan IDF sengaja menggunakan istilah ‘perintah evakuasi’ dan ‘zona aman’ untuk menciptakan ilusi bahwa operasi militer mereka seharusnya memastikan warga sipil dilindungi.

“Pembentukan ‘pulau kemanusiaan palsu’ telah membuat Gaza menjadi tempat tanpa warga sipil,” katanya.

Seorang juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa dia terkejut dengan meningkatnya aktivitas militer di sekitar Rafah karena masyarakat internasional berfokus pada perkembangan di kota itu.

“Warga sipil perlu dihormati dan dilindungi setiap saat baik di Rafah atau di tempat lain di Gaza,” kata Stephane Dujarric, menambahkan Guterres mengulangi seruannya untuk menerapkan gencatan senjata kemanusiaan segera.

Pada tanggal 7 Mei, IDF menyerbu sektor timur Rafah dan menguasai bagian Gaza dari perbatasan Rafah yang menghubungkan dengan Mesir, yang merupakan koridor utama untuk pengiriman bantuan ke daerah pesisir itu.

Kampanye invasi diluncurkan setelah pejuang Hamas menyetujui periode pendinginan yang diusulkan yang diajukan oleh Qatar dan Mesir sebagai perantara untuk proses perdamaian.

Sebelum operasi diluncurkan, sekitar 1,5 juta warga Palestina berlindung di kota yang awalnya ditetapkan sebagai ‘zona aman’ oleh IDF.

‘Bencana’ baru menghantam kelompok itu menjelang peringatan 76 tahun Hari Nakba (bencana) pada hari Selasa ketika ratusan ribu orang Palestina diusir dari kampung halaman mereka pada tahun 1948 yang kemudian menyebabkan pembentukan negara ilegal ‘Israel’.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:agaresi IsraelgazaHeadlinepalestinaZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PM India Menggunakan Isu Agama dalam Pemilu
Tulisan selanjutnya Pemerintah Tunda Kewajiban Sertifikasi Halal UMKM sampai Tahun 2026

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Berita
16 Oktober 2026 15:36
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?