Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Akun BPIP Diserbu, Warganet:  “Otaknya Memang Liberal”

Ahmad
Terakhir diupdate: 15 Agustus 2024 09:11 9:11 am
Ahmad
Dipublikasikan 15 Agustus 2024 09:00
Bagikan
Kepala BPIP Prof. Drs. Yudian Wahyudi, M.A. Ph.D
Bagikan

Hidayatullah.com—Akun media sosial Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) diserbu dan dihajar warganet (netizen) imbas berita ‘larangan’ penggunaan jilbab bagi anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) pada upacara peringatan HUT RI ke-79, memicu reaksi keras dari masyarakat.

Keputusan kontroversial ini menjadi bahan kecaman warga dunia maya, khususnya di akun-akun resmi BPIP. Dengan rasa kecewa dan marah netizen mengeluarkan pernyataan dan uneg-unegnya mengecam Kepala BPIP Prof. Drs. Yudian Wahyudi, M.A. Ph.D di akun resmi @BPIP.

“Jangan t*lol dan rasis. Dari dulu perempuan pakai hijab bisa ikut paskibra. Dan gak ada pengaruhmya. Jangan menghalangi mimpi seorang wanita muslim yang cinta negaranya hanya karena kalian melakukan DISKRIMINASI!!!,” tulis arthur melalui akun @DeilyUpdate.

“Ketua BPIP dulu rektor UIN Sunankalijaga Yogya, ni orng emng agak lain pemikiraan pancasilanya..dia lulusan amerika(bukan menyalahlan amerika atau pendidikannya) tpi otaknya emng terlalu liberal, agama aja dia bilng musuh Pancasila😂 sedeng emng tu orng,” tulis @kunfayakun1404 ditujukan akun Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, @BPIPRI.

“Mending bubar deh @BPIPRI. Gak ada guna juga, cuma buang buang uang negara buat gajih kalian yang bahkan arti pancasila pertama saja tidak mengerti,apa sih menurut kalian ideologi Pancasila itu?emng pake jilbab bisa merusak ideologi Pancasila? bodoh sangat kalian,” kata @pencintakopi25.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Tangkapan layar warganet mengecam Ketua BPIP

“BPIP: Badan Penyebar Islamo Phobia,” tulis @QiayKeren79.

“Kalian paham gak? Di bawah kaki Garuda Pancasila itu ada tulisan Bhineka Tunggal Ika. Didasar pijakan gagahnya garuda itu ada kata perbedaan, maka jangan coba2 untuk diseragamkan, kalo kalian ingin memaksa penyeragaman, akibatnya bisa mengguncang fondasi pijakan garuda, Paham!!,” tulis @nung_306.

“Lbh baik badan ini dibubarkan, pemborosan biaya dan justru pelanggar Pancasila dg mengeluarkan aturan seragam tanpa jilbab buat paskibra,” kata Deny Syaiful Hayat di akun X.

“Sejak kapan Pancasila bersebrangan dengan agama Islam?? Dosa mereka yang Anda paksa untuk melepas jilbab, kelak kalian yang akan tanggung di akhirat! tulis Candra Septandria.

“Sejak kapan JILBAB bisa mengganggu IDEOLOGI PANCASILA? COBA JELASKAN APA ITU IDEOLOGI ? tulis @uglygrunge1798.

Diketahui, Yudian Wahyudi adalah mantan rector UIN Sunan Kalijag Yogyakarta. Sebelum jadi Ketua BPIP, ia kerap menyampaikan pernyataan kontroversial.

Alumni Institute of Islamic Studies McGill University, Kanada tahun 2002 pernah membuat kontroversi di tahun 2018 dengan menerbitkan surat keputusan yang melarang pemakaian cadar bagi mahasiswi di UIN Sunan Kalijaga.

Tahun 2020 ia mengeluarkan statement kontroversial lagi dengan mengatakan “agama musuh terbesar Pancasila”.

Munculnya kontroversi ini pertama kali mencuat setelah diduga adanya surat edaran yang berisi aturan terkait seragam Paskibra untuk upacara 17 Agustus di IKN.

Dalam surat yang tersebar di media sosial, BPIP menegaskan bahwa seluruh anggota Paskibra harus mengenakan seragam lengkap tanpa penambahan atribut keagamaan, termasuk jilbab. Alasan yang diberikan adalah untuk menjaga keseragaman dan keindahan dalam barisan.

Namun, kebijakan ini justru menuai kecaman. Berbagai tokoh masyarakat, aktivis hak asasi manusia, dan tokoh agama menyatakan bahwa aturan ini bertentangan dengan prinsip kebebasan beragama yang diatur dalam konstitusi. Netizen pun tak ketinggalan menyuarakan kekecewaan mereka.

Mereka bahkan membuat tagar #TolakLaranganJilbab dan menjadi trending, dengan ribuan cuitan yang mengecam kebijakan tersebut.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Badan Pembinaan Ideologi PancasilaBPIPHeadlineIKNlararangan jilbabmedia sosialPaskibrapasukan pengibar benderawarganegtYudian Wahyudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengadilan Thailand Berhentikan Srettha Thavisin dari Jabatan Perdana Menteri
Tulisan selanjutnya Setelah Viral, Sekretariat Presiden Pastikan Anggota Paskibraka Putri akan Pakai Jilbab

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

31 Agustus 2026 11:10
Berita

Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

31 Agustus 2026 06:11
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?