Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pengadilan Thailand Berhentikan Srettha Thavisin dari Jabatan Perdana Menteri

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Agustus 2024 09:00 9:00 am
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Agustus 2024 08:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Mahkamah Konstitusi Thailand, hari Rabu (14/8/2024), memberhentikan Srettha Thavisin dari jabatan perdana menteri karena mengangkat seorang mantan pengacara yang pernah menjalani hukuman penjara ke dalam kabinetnya.

Srettha, seorang taipan real-estate yang terjun ke politik, menjadi PM Thailand keempat kurun 16 tahun yang diberhentikan dari jabatan oleh keputusan pengadilan, setelah dianggap melanggar konstitusi karena menunjuk seorang menteri yang tidak memenuhi standar etika, lansir Reuters.

Pencopotan Srettha itu dilakukan kurang dari setahun setelah dia mendapatkan jabatan PM.

Srettha bersikukuh bahwa pengangkatan Pichit Chuenban dilakukan secara terbuka. Dia adalah bekas pengacaranya Thaksin Shinawatra yang sempat mendekam di dalam penjara dengan tuduhan penghinaan terhadap pengadilan pada 2008 karena berusaha menyuap staf pengadilan. Namun, tuduhan penyuapan itu tidak terbukti dan Pichit mengundurkan diri pada bulan Mei.

Wakil PM Phumtham Wechayachai akan mengambil alih sementara tugas-tugas perdana menteri.

Baca Juga

Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Perdana menteri berikutnya harus dicalonkan sebagai calon perdana menteri oleh partainya sebelum pemilihan umum tahun 2023, dengan Paetongtarn Shinawatra – putri Thaksin Shinawatra yang berusia 37 tahun – termasuk calon yang dipilih oleh partai Pheu Thai. Apabila berhasil, Paetongtarn akan menjadi anggota keluarga Shinawatra ketiga yang menjabat perdana menteri Thailand setelah ayahnya dan bibinya, Yingluck Shinawatra.

Kandidat potensial lainnya termasuk Menteri Dalam Negeri Anutin Charnvirakul, Menteri Energi Pirapan Salirathavibhaga dan Prawit Wongsuwan, mantan panglima militer berpengaruh yang terlibat dalam dua kudeta militer terakhir.

Pengadilan yang sama pekan lalu membubarkan Phak Kao Klai (Move Forward Party), partai anti-kemapanan dan oposisi yang sangat populer di Thailand. Pengadilan berpendapat partai itu mengancam tahta Kerajaan Thailand dan merusak monarki konstitusional. Mereka hari Jumat bersatu kembali dalam sebuah partai baru.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:thailand
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hidayatullah Sayangkan Larangan Berjilbab Bagi Anggota Pengibaran Bendera Pusaka
Tulisan selanjutnya Akun BPIP Diserbu, Warganet:  “Otaknya Memang Liberal”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

Berita
14 Oktober 2026 16:55
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

Terbaru

  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

17 Oktober 2026 10:07
Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

17 Oktober 2026 09:35
Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?