Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ekonomi “Israel” Jatuh Akibat Genosida ke Jalur Gaza

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Agustus 2024 09:21 9:21 am
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Agustus 2024 09:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Biro Pusat Statistik melaporkan bahwa selama kuartal kedua, produksi perusahaan turun sebesar 1,9% sementara ekspor barang dan jasa turun sebesar 8,3%.

Data awal yang dirilis pada hari Ahad oleh Biro Pusat Statistik menunjukkan bahwa ekonomi “Israel” tumbuh jauh lebih lambat pada kuartal kedua tahun ini daripada yang diperkirakan para ekonom, karena perang penjajah selama berbulan-bulan di Gaza terus memberikan dampak negatif pada ekspor dan investasi, kutip Al Mayadeen English.

Menurut perkiraan awal oleh badan statistik, produk domestik bruto (PDB) tumbuh pada tingkat tahunan 1,2% pada periode April hingga Juni dibandingkan dengan tiga bulan sebelumnya dan menurun sebesar 1,4% dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun lalu, sehingga angka tersebut kurang dari kisaran 2,3% hingga 5% yang diprediksi para ekonom.

Sementara itu, PDB turun 0,4% per kapita pada kuartal kedua setelah memperhitungkan peningkatan populasi.

Kepala ekonom pasar Bank Mizrahi-Tefahot Ronen Menachem menjelaskan, “Produk domestik bruto per kapita menyusut dibandingkan dengan kuartal sebelumnya dan dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun lalu, angka yang jelas menunjukkan kerusakan signifikan yang disebabkan oleh perang yang sedang berlangsung terhadap perekonomian.”

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Badan statistik melaporkan bahwa selama kuartal kedua, produksi perusahaan turun sebesar 1,9% sementara ekspor barang dan jasa turun sebesar 8,3%. Peningkatan investasi aset tetap hanya sebesar 1,1%.

Menurut Jonathan Katz, kepala ekonom di Leader Capital Markets, “Pertumbuhan upah dan dukungan pemerintah untuk para pengungsi dan tentara yang dimobilisasi” mendorong pertumbuhan yang kuat pada kuartal kedua sebesar 23,5% dalam pengeluaran swasta, salah satu pendorong utama aktivitas ekonomi.

Pada kuartal pertama, pengeluaran swasta meningkat sebesar 12%. Awal bulan ini, Fitch Ratings menurunkan peringkat kredit “Israel” dari “A+” menjadi “A” dengan prospek negatif, dengan alasan perang yang sedang berlangsung melawan Jalur Gaza, yang telah memberikan dampak luar biasa pada Keuangan publik “Israel”.

Analis di Fitch mencatat bahwa penurunan peringkat tersebut “mencerminkan dampak dari berlanjutnya perang di Gaza, meningkatnya risiko geopolitik, dan operasi militer di berbagai bidang.”

Dilaporkan pula bahwa mereka mengantisipasi perang di Gaza dapat berlanjut hingga tahun 2025 dan berpotensi meluas ke bidang-bidang lain.

Fitch juga menyoroti bahwa peningkatan pengeluaran militer, korban jiwa, kerusakan infrastruktur, dan gangguan ekonomi dan investasi yang berkelanjutan dapat menyebabkan kemerosotan kredit lebih lanjut. Ketegangan regional tetap tinggi.

Sementara itu, mantan ombudsman pasukan penjajah “Israel” Mayor Jenderal Itzhak Brik minggu lalu menunjuk pada biaya perang “Israel” di Gaza yang lebih besar dalam sebuah artikel yang ditulisnya untuk Maariv.

Mantan pejabat “Israel” tersebut mengecam pertempuran saat ini sebagai “perang yang melelahkan” yang telah memengaruhi rezim “Israel” selama hampir setahun. Ia mengatakan bahwa perang tersebut menyebabkan “runtuhnya ekonomi “Israel”.”

Ia mengatakan bahwa penjajah menghadapi “defisit yang melebihi 8%” dari Produk Domestik Bruto (PDB). Brik mengungkapkan bahwa pejabat di Kementerian Keuangan “Israel” khawatir defisit akan meningkat hingga 9% dari PDB tahun ini, angka yang jauh melebihi target 6,6% yang diharapkan pemerintah.

“Banyak kekuatan pendorong di balik pertumbuhan ekonomi “Israel”, yaitu pengusaha teknologi tinggi, meninggalkan “Israel”,” tambah Brik.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ekonomi Israelekspor Israelgazagenosidapalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 13 Orang Meninggal akibat Musibah Banjir Bandang di Kota Ternate
Tulisan selanjutnya Presiden Aljazair Siap Kirim Pasukan Militer ke Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Berita
31 Agustus 2026 18:22
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?