Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Presiden Aljazair Siap Kirim Pasukan Militer ke Gaza

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Agustus 2024 10:13 10:13 am
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Agustus 2024 09:30
Bagikan
Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune menyatakan bahwa militer negara Afrika Utara itu siap memasuki Gaza untuk membangun tiga rumah sakit dalam waktu 20 hari setelah perbatasan dengan Mesir dibuka kembali.

Berbicara pada hari Ahad saat rapat umum pemilu, Tebboune berjanji juga akan mengirim ratusan dokter ke daerah kantong Palestina yang dilanda perang dan “membantu membangun kembali apa yang dihancurkan Zionis”.

Tebboune, yang mencalonkan diri untuk masa jabatan presiden kedua dalam pemilu yang dijadwalkan pada 7 September, berbicara kepada para pendukungnya di Kota Constantine.

“Palestina bukan hanya masalah rakyat Palestina saja, ini adalah masalah kita juga,” kata Tebboune kepada massa.

“Ada yang bilang kohesi antara Palestina dan Aljazair ini tidak ada artinya mengingat jarak yang jauh. [Tetapi] kita tidak jauh, jaraknya hanya geografis, hati satu sama lain,” tambahnya.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Perbatasan Mesir dengan Jalur Gaza, yaitu penyeberangan Rafah, telah ditutup sejak pasukan “Israel” menyerbu wilayah tersebut pada bulan Mei.

Penutupannya telah menghalangi masuknya bantuan penyelamatan jiwa ke Jalur Gaza yang terkepung dan terpukul.

Pemerintah setempat di Gaza mengatakan pekan ini bahwa penutupan tersebut telah menyebabkan kematian 1.000 warga Palestina, yang nyawanya bisa diselamatkan melalui bantuan kemanusiaan atau evakuasi.

Saat ini terdapat lebih 25.000 warga Palestina syahid dan terluka yang harus meninggalkan Gaza untuk mendapatkan perawatan mendesak, kata kantor media pemerintah Gaza.

Para pejabat kesehatan telah berulang kali memohon kepada masyarakat internasional untuk segera membangun rumah sakit lapangan di Gaza karena hampir semua rumah sakit telah dihancurkan atau dirusak oleh militer “Israel”.

Pasukan penjaah juga telah membunuh dan menangkap ratusan dokter Palestina.

Secara terpisah pada hari Ahad, Aljazair mengumumkan akan segera memasok bahan bakar ke Lebanon, yang telah diserang “Israel” selama lebih dari 10 bulan, untuk pembangkit listriknya.

Keputusan itu diambil sehari setelah perusahaan listrik Lebanon mengatakan kehabisan bahan bakar.

Pemadaman listrik secara nasional telah terjadi, berdampak pada bandara, stasiun pompa air, dan layanan lainnya.

Aljazair, yang telah menjalani masa jabatan dua tahun sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB sejak tahun 2023, telah menjadi kritikus keras atas tindakan “Israel” di Gaza dan Lebanon.

Negara Afrika Utara, yang telah lama mendukung perjuangan Palestina, membawa beberapa resolusi ke dewan sejak serangan “Israel” di Jaluid Gaza dimulai, menyerukan gencatan senjata dan mengutuk penjajah, yang diveto oleh Amerika Serikat.

Penjajah “Israel” telah membunuh lebih dari 40.000 warga Palestina di Gaza sejak 7 Oktober, termasuk sedikitnya 16.000 anak-anak dan 7.000 wanita, menurut otoritas kesehatan setempat. Jumlah korban tewas mungkin jauh lebih tinggi, dengan lebih dari 10.000 orang hilang dan diperkirakan gugur.

Sementara di Tepi Barat dan Yerusalem (Baitul Maqdis) Timur yang dijajah, pasukan Zionis juga telah membunuh sedikitnya 632 warga Palestina sejak perang dimulai, termasuk 147 anak-anak dan sembilan wanita, menurut kementerian kesehatan.

Di Lebanon, serangan “Israel” sejak Oktober telah menewaskan sedikitnya 547 orang, termasuk 35 wanita dan 20 anak-anak dan remaja, menurut kementerian kesehatan Lebanon.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Abdelmadjid TebbouneHeadlineJalur Gazamiliter AljazairpalestinaPresiden Aljazair
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ekonomi “Israel” Jatuh Akibat Genosida ke Jalur Gaza
Tulisan selanjutnya Mesir Hukum Mati Pembunuh Berantai Wanita di Kairo

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?