Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Presiden Jokowi Ajak Waspadai Cacar Monyet, PeduliLindungi akan Diaktifkan Lagi

Ahmad
Terakhir diupdate: 28 Agustus 2024 10:54 10:54 am
Ahmad
Dipublikasikan 28 Agustus 2024 10:55
Bagikan
Presiden Joko Widodo.
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan kepada jajaran untuk dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran wabah cacar monyet atau Mpox.

Himbauan ini disampaikan Jokowi saat menggelar Rapat Terbatas terkait Perkembangan Penanganan MPOX dan Persiapan Penyelenggaraan Indonesia-África Forum (IAF) di Istana Merdeka, Selasa, 27 Agustus 2024.

“Saya juga minta betul-betul kehati-hatian kita, kewaspadaan kita terkait dengan penyebaran wabah Mpox. Karena yang saya baca, kasus Mpox ini outbreak sangat meningkat di Kongo. Dan juga ada penetapan Mpox yang kedua kalinya sebagai ke public health emergency of international concern dari WHO. Sehingga saya minta betul-betul ada upaya preventif, khususnya bagi para delegasi yang berasal dari Afrika,” ucap Jokowi.

Kepala Negara juga meminta agar penebalan pengawasan juga dilakukan di seluruh pintu masuk Indonesia, termasuk Bali yang akan menjadi tuan rumah bagi Penyelenggaraan Indonesia-África Forum (IAF). Adapun penanganan terhadap penyebaran Covid-19 bisa dijadikan acuan sebagai langkah pencegahan awal.

PeduliLindungi

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Dalam upaya pencegahan, pemerintah pun bakal kembali mengaktifkan aplikasi PeduliLindungi. Aplikasi yang sempat digunakan saat pandemi Covid-19 ini akan digunakan kembali untuk mencegah semakin banyak masuknya virus tersebut.

“Jadi Bapak Presiden tadi sudah memutuskan kita akan aktifkan lagi Electronic Surveillance Card. Dulu ingat Pedulilindungi. Jadi orang-orang datang dari luar negeri dia isi nanti dikasih QR Code kalau dia kuning, hijau, merah,” tutur Menteri Kesehatan, Budi Sadikin, di Kompleks Istana Kepresidenan hari Selasa.

Menkes Budi mengatakan aplikasi tersebut akan mendeteksi orang yang berpotensi menyebarkan virus tersebut sebelum memasuki area publik. Nantinya, seseorang dengan kategori merah akan diobservasi hingga melakukan tes PCR.

Selain itu, Kemenkes juga sudah menyiapkan mesin PCR yang nantinya akan ditempati di Jakarta, Cengkareng dan Bali. Lokasi tersebut dipilih karena akan ada kegiatan Konferensi Asia-Afrika Leaders Meeting di Indonesia.

“Kalau hijau ya gak usah diapa-apain Kalau kuning, merah kita lihat suhunya, kalau ternyata memang tinggi dan ada ruam-ruam nanti diambil PCR,” tutur Budi.

“Kita sudah siapkan dua mesin PCR yang bisa 30-40 menit di Jakarta, Cekareng dan di Bali. Karena ada acara Asia-Afrika Leaders Meeting,” katanya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Cacar monyetJokowiMPOXPeduliLindungiPresiden Joko Widodo
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BKSAP akan Konsisten Perjuangkan Kemerdekaan Palestina di Forum Internasional
Tulisan selanjutnya Beginilah Cara Pejuang Al-Qassam Menyusup Wilayah “Zionis” di Siang Bolong

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Feature
13 Juli 2026 06:38
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?