Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tupperware Mengajukan Pailit Produknya Tidak Lagi Banyak Dibeli

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 September 2024 13:15 1:15 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 September 2024 13:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pernah populer dengan produknya berupa tempat makanan dan minuman terbuat dari plastik beraneka warna, Tupperware mengajukan pailit. Perusahaan berbasis di Amerika Serikat itu bangkrut karena produknya tidak lagi banyak dibeli masyarakat dunia.

Tupperware Brands Inc. dan sejumlah anak perusahaannya, hari Selasa (17/9/2024), mengajukan proteksi kepailitan Chapter 11 di Amerika Serikat.

“Selama beberapa tahun terakhir, posisi keuangan perusahaan sangat terpengaruh oleh lingkungan ekonomi makro yang menantang,” kata presiden dan CEO Laurie Ann Goldman dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir DW Rabu (18/9/2024).

Tahun lalu, perusahaan tersebut mengutarakan “keraguan besar” tentang kemampuannya untuk terus beroperasi di tengah posisi keuangannya yang buruk.

Tupperware mengalami peningkatan penjualan jangka pendek selama pandemi Covid-19, ketika masakan rumahan mendorong permintaan akan wadah plastik kedap udara berwarna-warni yang menjadi ciri khasnya.

Baca Juga

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Setelah pandemi, lonjakan biaya bahan baku, seiring dengan meningkatnya biaya tenaga kerja dan pengiriman, semakin mempersempit margin laba perusahaan.

Perusahaan melaporkan penurunan penjualan selama enam kuartal berturut-turut sejak kuartal ketiga 2021. Akibat inflasi, konsumen berpenghasilan rendah dan menengah, yang selama ini banyak membeli produknya, tidak lagi memiliki cukup uang untuk dibelanjakan.

Hari Selasa, Tupperware mengatakan akan meminta persetujuan pengadilan supaya tetap dapat beroperasi selama proses kepailitan. Perusahaan juga akan meminta persetujuan untuk melakukan proses penjualan bisnisnya guna melindungi merk dagangnya yang sudah mapan tersebut.

Menurut informasi di situs web perusahaan, Tupperware berdiri sejak 1946 — tidak lama setelah masa Great Depression — ketika ahli kimia bernama Earl Tupper “mendapat ide cemerlang saat membuat cetakan di sebuah pabrik plastik.”

Apabila dia dapat merancang segel kedap udara untuk wadah penyimpanan plastik, seperti yang ada pada kaleng cat, maka itu sangat berguna bagi kebanyakan keluarga di Amerika yang bersusah payah menghemat uang dan mengurangi pemborosan makanan, menurut situs tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Tupperware
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Seratusan Bekas Pejabat Amerika dari Republik Dukung Harris Bilang Trump Tidak Layak Jadi Presiden
Tulisan selanjutnya Lebih 40 Juta Orang Bisa Kehilangan Nyawa akibat Virus ‘Superbug’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

Berita
21 Juli 2026 14:37
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Terbaru

  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

20 Juli 2026 14:30
Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

20 Juli 2026 12:51
Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

20 Juli 2026 11:05
Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

20 Juli 2026 05:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?