Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Seratusan Bekas Pejabat Amerika dari Republik Dukung Harris Bilang Trump Tidak Layak Jadi Presiden

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 September 2024 12:41 12:41 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 September 2024 12:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Lebih dari seratus bekas pejabat Amerika Serikat berlatar belakang Partai Republik menyatakan dukungannya untuk calon presiden dari Partai Demokrat Kamala Harris, karena mereka menilai Donald Trump tidak layak untuk menjabat kembali sebagai presiden.

Mereka itu pernah menduduki berbagai jabatan semasa pemerintahan presiden Ronald Reagan, George H W Bush, George W Bush dan Donald Trump, serta semasa Bill Clinton dan Barack Obama.

Dalam sebuah surat yang dikeluarkan bersama sejumlah bekas anggota Kongres AS, mereka berkata,  “Kami meyakini bahwa presiden Amerika Serikat harus merupakan seorang pemimpin yang berprinsip, serius, dan teguh.”

“Kami sudah tentu tidak akan setuju dengan Kamala Harris dalam banyak isu kebijakan dalam dan luar negeri, tetapi kami percaya bahwa dia memiliki kualitas penting untuk menjabat sebagai presiden sementara Donald Trump tidak. Oleh karena itu kami mendukungnya [Harris] supaya terpilih sebagai presiden.”

Di antara penanda tangan surat dukungan itu tercantum nama bekas menteri pertahanan William Cohen dan Chuck Hagel, yang pernah menjabat semasa kepemimpinan Clinton and Obama berturut-turut. Lainnya ada nama william Webster, seorang bekas direktur CIA dan FBI semasa Reagan dan pemerintahan pertama Bush, serta Michael Hayden, seorang bekas direktur CIA dan NSA semasa pemerintahan George W Bush dan Obama.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

“Kami dengan tegas menentang pemilihan Donald Trump. Semasa menjabat presiden, dia menimbulkan kekacauan hampir setiap hari dalam pemerintahan, memuji musuh-musuh kita dan melemahkan sekutu-sekutu kita, mempolitisasi militer dan meremehkan para veteran kita, mengutamakan kepentingan pribadinya di atas kepentingan rakyat Amerika, dan mengkhianati nilai-nilai bangsa kita, demokrasi, dan dokumen pendirian negara ini,” imbuh surat itu, seperti dilansir The Guardian Rabu (18/9/2024).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatDonald TrumpKamala Harris
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Badai Boris Menghampiri Italia Menyebabkan Banjir dan Longsor
Tulisan selanjutnya Tupperware Mengajukan Pailit Produknya Tidak Lagi Banyak Dibeli

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?