Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Mengintai Perusahaan Senjata Wanita China Ditahan di Jerman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Oktober 2024 00:09 12:09 am
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Oktober 2024 23:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang wanita Tionghoa ditangkap di Leipzig dengan tuduhan membagikan ke China informasi tentang bandara Leipzig/Halle, yang digunakan sebagai pusat transportasi utama bagi industri pertahanan Jerman.

Pihak kejaksaan Jerman mengatakan bahwa Yaqi X, 38, bekerja di sebuah perusahaan yang menyediakan layanan logistik di bandara tersebut.

Jaksa mengatakan wanita itu sudah berulang kali mengirim rincian tentang penerbangan, penumpang, dan transportasi kargo militer ke seseorang lain yang bekerja untuk dinas intelijen China. Bandara itu dianggap sebagai pusat penting untuk ekspor pertahanan Jerman, khususnya ke Ukraina.

Tersangka kedua, Jian G, sudah lebih dulu ditahan tahun ini. Pria itu bekerja sebagai seorang staf seorang anggota Parlemen Eropa dari partai kanan-jauh Jerman AfD.

Yaqi X ditahan, sementara rumah dan tempat kerjanya digeledah.

Baca Juga

Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Antara Agustus 2023 dan Februari 2024, jaksa menuduh Yaqi X telah memberikan informasi kepada Jian G tentang pengangkutan peralatan militer dan orang-orang yang terkait dengan sebuah perusahaan senjata Jerman yang tidak disebutkan namanya.

Dilansir BBC Selasa (1/10/2023), sumber-sumber Jerman mengatakan kepada lembaga penyiaran publik ARD bahwa perusahaan pertahanan tersebut adalah Rheinmetall, perusahaan pertahanan terbesar Jerman yang banyak terlibat dalam memasok senjata, kendaraan lapis baja, dan peralatan militer lainnya ke Ukraina.

Kasus Yaqi X tampaknya berkaitan dengan sebuah kasus spionase yang terungkap April tahun lalu yang melibatkan staf anggota parlemen Jian G.

Anggota Parlemen Eropa dimaksud, Maximilian Krah, sudah memecat Jian G. Kantor Krah di Brussels digeledah oleh polisi, meskipun tidak ada indikasi bahwa dia terlibat.

Jian G dituduh memata-matai para pembangkang China di Jerman serta memberikan informasi tentang Parlemen Eropa kepada intelijen China.

Dia sebelumnya bekerja untuk Kelompok-kelompok pembangkang dan berhasil mendapatkan kewarganegaraan Jerman setelah tiba di Jerman pada tahun 2002.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaJerman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rekomendasi Pansus Haji: Menag Salahgunakan Kewenangan Alokasi Kuota Haji
Tulisan selanjutnya Rudal Balistik Iran menarget Israel Detik-Detik 400 Rudal Balistik Iran Hujani ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals

Berita
6 September 2026 14:34
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Uni Eropa Bendera
Berita

Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

5 September 2026 10:14
Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?