Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Terungkap, Pria Iraq yang Ditangkap Saudi Ternyata Terduga Pelaku Pembantaian 2019

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 9 Oktober 2024 12:30 12:30 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 9 Oktober 2024 13:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Seorang pria Iraq yang ditangkap Arab Saudi saat melaksanakan umrah ternyata merupakan terduga pelaku pembantaian di Nasiriyah yang menewaskan 20 orang dan melukai 190 orang lainnya.

Melansir The New Arab pada Selasa (08/10/2024), Arab Saudi menangkap Letnan Kolonel Omar Nizar, seorang perwira di Pasukan Reaksi Cepat Irak usai memposting video yang menunjukkan dirinya mendoakan kemenangan Palestina dan kehancuran “Israel” di depan Ka’bah.

Dalam video tersebut, Nizar turut mendoakan pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah yang tewas dalam serangan udara “Israel”. Video yang lantas viral di media sosial itu diyakini sebagai alasan di balik penahanan Nizar.

Selengkapnya baca: Posting Video Mendoakan Kehancuran ‘Israel’ di Depan Ka’bah, Pria Iraq Ditangkap

Nama Nizar menjadi kontroversi di Iraq karena dugaan keterlibatannya dalam Pembantaian Jembatan Zaytoun di Nasiriyah selama demonstrasi anti-pemerintah tahun 2019.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Masyarakat Iraq marah karena kondisi hidup yang buruk akibat korupsi dan tingkat pengangguran yang tinggi kemudian memulai aksi demonstrasi pada Oktober 2019.

Demonstrasi berubah menjadi lautan darah saat pihak berwenang Iraq menghadapi demonstran dengan kekerasan. Lebih dari 600 orang terbunuh di seluruh Iraq, dengan kekerasan yang paling parah terjadi di Nasiriyah.

Pada Juni 2023, ia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atas perannya dalam memerintahkan pasukan keamanan untuk menembaki para pengunjuk rasa di Nasiriyah, yang menyebabkan tewasnya sekitar 20 orang dan melukai 190 orang lainnya.

Namun, hukuman seumur hidup Nizar dibatalkan oleh Pengadilan Banding Irak hanya beberapa bulan setelah dijatuhkan.

Pengadilan menemukan “tidak ada bukti yang cukup” untuk menegakkan hukuman tersebut. Hakim berdalih keraguan tentang bukti dan ketidakmampuan penggugat untuk memberikan kesaksian saksi mata terhadap Nizar, yang mengarah pada pembebasannya.

Pembantaian di Jembatan Zaytoun merupakan salah satu insiden paling mematikan selama protes tahun 2019 dan menyebabkan pengunduran diri Perdana Menteri Adel Abdul-Mahdi.

Terlepas dari kecaman internasional, termasuk dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang mengkritik “kekebalan hukum berkepanjangan” di Iraq atas serangan terhadap para pengunjuk rasa dan aktivis, hanya sedikit yang dihukum atas kematian dan luka-luka selama demonstrasi tersebut.

Penangkapan Nizar baru-baru ini di Arab Saudi kembali memicu perhatian terhadap Nizar dan perannya terhadap pembantaian Jembatan Zaytoun. Para pejabat Iraq belum memberikan komentar mengenai masalah ini.

The New Arab mencoba menghubungi Miqdad Miri, juru bicara resmi Kementerian Dalam Negeri Irak, untuk memberikan komentar, namun ia belum memberi jawaban.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudika'bahMasjidil Harampalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pria Iraq ditangkap usai mendoakan kehancuran Israel dan kemenangan Palestina di Kabah saat umrah Posting Video Mendoakan Kehancuran ‘Israel’ di Depan Ka’bah, Pria Iraq Ditangkap
Tulisan selanjutnya Memperparah Krisis Kesehatan Mental Remaja AS, TikTok Digugat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?