Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pendukung Palestina Tutup Paksa Stan Perusahaan ‘Israel’ di Pameran Alutsista Jepang

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 23 Oktober 2024 19:47 7:47 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 23 Oktober 2024 19:47
Bagikan
Elbit Systems di Pameran Jepang
Bagikan

Hidayatullah.com – Puluhan warga Jepang yang mendukung Palestina menutup paksa stan perusahaan senjata ‘Israel’ di Pameran Kedirgantaraan Internasional Jepang (JA2024), Tokyo pada Jumat lalu.

Elbit Systems, perusahaan pertahanan terbesar di ‘Israel’, terpaksa menutup stan mereka lantaran puluhan aktivis pro-Palestina menggelar aksi unjuk rasa di dalam maupun di luar pameran, menurut laporan akun X @AkimotoThn pada Ahad (20/10/2024).

Para aktivis, mendatangi stan Elbit Systems sambil mengusung poster-poster dan meneriakkan slogan-slogan seperti “Memalukan, Elbit!” dan “Perusahaan pembantai harus pergi!”

Elbit Systems, yang terkenal karena memproduksi drone militer dan persenjataan canggih lainnya, telah menghadapi kritik yang meningkat atas perannya dalam genosida Gaza. Para aktivis menuduh perusahaan tersebut mengambil keuntungan dari penderitaan manusia dan menggunakan warga Palestina sebagai tempat uji coba teknologi senjata mereka.

Aksi unjuk rasa menentang Elbit Systems ini terjadi di tengah meningkatnya kecaman global terhadap perdagangan senjata, terutama di Jepang, negara yang konstitusinya (Pasal 9) terkenal menolak perang dan melarang mempertahankan kekuatan militer.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Para aktivis menunjukkan kontradiksi antara cita-cita anti perang (pasifis) Jepang dan penyelenggaraan pameran senjata internasional. Banyak yang mengecam peran Elbit Systems dalam pembantaian Gaza, di mana lebih dari 42.000 warga Palestina telah terbunuh dalam operasi militer Israel yang sedang berlangsung.

Penjagaan ketat di pameran tersebut tidak membuat ciut nyali para aktivis untuk mengacaukan event tersebut demi mengirimkan pesan menentang normalisasi penjualan senjata di Jepang, terutama yang melibatkan perusahaan-perusahaan seperti Elbit Systems, yang mereka sebut memicu genosida di Gaza.

ビッグサイトで国際航空宇宙展見てたら、キ※ガイが乱入して騒ぎだしてウンザリ。 pic.twitter.com/eOZyo6MRHi

— ごたんだめぐろ (@gotandameguro) October 19, 2024

Di luar ruang pameran, para pengunjuk rasa menampilkan aksi “mati”, berbaring di tanah untuk melambangkan nyawa yang tak terhitung jumlahnya yang hilang akibat kekerasan militer.

Mereka menuntut agar Jepang memutuskan semua hubungan dengan kontraktor pertahanan Israel, khususnya Elbit Systems, yang kehadirannya di pameran itu menjadi perdebatan karena keterlibatannya di Gaza.

Protes-protes ini mencerminkan gerakan internasional yang lebih luas terhadap perdagangan senjata ‘Israel’, yang telah dikecam oleh organisasi-organisasi hak asasi manusia dan para ahli PBB. Produsen senjata ‘Israel’, termasuk Elbit Systems, telah dituduh melanggar hukum kemanusiaan internasional. Beberapa negara, seperti Prancis, melarang perusahaan-perusahaan pertahanan ‘Israel’ untuk berpartisipasi dalam pameran senjata mereka.

F**k Israel pic.twitter.com/AnwP0dERcA

— 🇵🇸🇯🇵 Thoton 苏东 Тотон (@AkimotoThn) October 20, 2024

Elbit Systems belum mengeluarkan tanggapan resmi terhadap protes tersebut, tetapi penutupan paksa stan mereka merupakan kemenangan bagi para aktivis dan solidaritas Palestina.

Aksi protes di Tokyo merupakan bagian dari gerakan global menentang genosida ‘Israel’ di Gaza, dengan para aktivis bersumpah untuk melanjutkan kampanye mereka menentang perdagangan senjata dan kekerasan di dunia.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:demonstrasi pro-palestinaElbit Systemsgenosida GazaJepangsolidaritas palestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Erdogan dukung keputusan Melony Italia yang larang ibu pengganti untuk menentang LGBT Melawan LGBT, Erdogan Dukung Keputusan PM Italia Larang Kehamilan Lewat Ibu Pengganti
Tulisan selanjutnya ‘Israel’ Konfirmasi Kematian Hashem Safieddine Calon Pemimpin Hizbullah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Feature
13 Juli 2026 06:38
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?