Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Arab Saudi Luncurkan Destinasi Mewah Pulau Sindalah di NEOM

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 31 Oktober 2024 12:55 12:55 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 31 Oktober 2024 15:00
Bagikan
Destinasi Mewah Sindalah
Bagikan

Hidayatullah.com – Arab Saudi baru saja resmi membuka Sindalah, destinasi pariwasata mewah pertama yang merupakan bagian dari kota masa depan NEOM.

Pada Ahad (27/10/2024), dalam pengumumannya NEOM menyebut pembukaan Sindalah sebagai “karya fisik pertama”. Pulau Sindalah “akan berfungsi sebagai pintu gerbang NEOM ke Laut Merah, memberikan akses mudah bagi pemilik kapal pesiar Eropa, Saudi, dan GCC,” imbuh pengumuman tersebut.

CEO NEOM, Nadhmi Al-Nasr, ia menegaskan bahwa “NEOM berkomitmen untuk mendukung era baru pariwisata mewah Kerajaan, dengan pembukaan Sindalah.”

Tujuan pembukaan destinasi NEOM ini, lanjut Nadhmi, menunjukkan kepada pengunjung ‘kilasan’ apa yang akan terjadi di masa depan.

Fasilitas di pulau ini meliputi hotel dan resor mewah, lokasi restoran mewah, dan berbagai zona hiburan dan sosial.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Dengan luas Sindalah yang mencapai 840.000 meter persegi, destinasi mewah ini dirancang mampu menerima “hingga 2.400 tamu per hari pada tahun 2028”.

Pihak NEOM dilaporkan telah mengundang sejumlah orang untuk menjadi tamu perdana Sindalah untuk merasakan “daya tarik pulau ini”.

Pembukaan Sindalah dilakukan sekitar dua tahun setelah proyek ini pertama kali diumumkan oleh Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed Bin Salman, sebagai bagian penting dari NEOM dan Visi 2030 Kerajaan Arab Saudi.

Proyek ini adalah yang pertama selesai hingga saat ini, dan muncul di saat pemerintah Saudi baru-baru ini harus mengurangi secara signifikan beberapa proyek NEOM lainnya – seperti The Line – di tengah-tengah kekurangan investasi dan pendanaan.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiNEOMpariwisataVisi 2030
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perwakilan Psikolog Internasional Bahas Pengembangan Keilmuan Psikologi Islam di UGM
Tulisan selanjutnya KTT Arab Islam di Arab Saudi Arab Saudi akan Kembali Menggelar KTT Arab-Islam, Bahas Serangan ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Berita
1 September 2026 09:01
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?