Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Patung Presiden Pertama Israel “Diculik” dari Universitas Manchester

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 November 2024 09:09 9:09 am
Ama Farah
Dipublikasikan 4 November 2024 09:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebuah kelompok pro-Palestina “menculik” dua patung kepala presiden pertama Israel yang disimpan di Universitas Manchester sebagai aksi protes bertepatan dengan peringatan Deklarasi Balfour.

“Hari ini, Palestine Action memperingati 107 tahun Deklarasi Balfour, dengan mengambil dua patung presiden pertama Israel, Chaim Weizmann, dari etalase di Universitas Manchester,” kata kelompok tersebut dalam sebuah rilis pers.

Hari Ahad (3/11/2024), polisi mengkonfirmasi bahwa pihaknya sedang menyelidiki laporan pencurian patung tersebut, lansir AFP.

Greater Manchester Police mengatakan kepada AFP dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya menerima laporan pencuria di perguruan tinggi yang terletak di bagian timur barat laut England itu sekitar pukul 11.55 malam hari Jumat.

Kelompok komunitas Yahudi setempatl Jewish Representative Council of GM & Region lewat platform X mengatakan bahwa orang-orang Palestine Action mencuri patung Weizmann.“Kami mendesak pihak berwenang dan Menteri Dalam Negeri untuk melarang penuh Palestine Action karena sangat penting bagi mereka untuk menghadapi hukuman yang setimpal,” imbuh kelompok Yahudi tersebut.

Baca Juga

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Rekaman yang beredar di media sosial menunjukkan dua orang bertopeng memecahkan kaca lemari pajangan di gedung kimia Universitas Manchester dan mengambil dua patung kepala Chaim Weizmann, yang pernah menjadi dosen di perguruan tinggi itu pada awal 1900-an.

Di dalam sebuah surat tahun 1917 yang ditujukan kepada pengusaha ternama Yahudi Walter Rothschild, menteri luar negeri Inggris kala itu Arthur Balfour menyatakan rencana pendirian sebuah negara khusus bagi orang-orang Yahudi di Palestina. Surat itu kemudian diakui dan disahkan oleh pemerintah Inggris – yang waktu itu menguasai wilayah Palestina dan sekitarnya – sebagai Balfour Declaration yang diumumkan ke publik pada 2 November 1917.

Anak keturunan Walter Rothschild, yang sampai sekarang dikenal sebagai salah satu keluarga terkaya di dunia lewat bisnis utamanya di bidang perbankan dan investasi, merupakan penyandang dana utama pendirian negara Israel. Dari sekian banyak sumbangan yang diberikan oleh anggota keluarga Rothschild, di antaranya adalah gedung parlemen Knesset dan Mahkamah Agung Israel.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dana Lembaga Lenyap Bekas Kepala Intelijen Prancis Jadi Terdakwa Pemerasan
Tulisan selanjutnya PBB Israel Palestina 54 Negara dan Organisasi Desak PBB Jatuhkan Embargo Senjata atas ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?