Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Banyak Pembatalan Perjalanan, 15 Maskapai Ancam Hentikan Penerbangan ke ‘Israel’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 7 November 2024 13:32 1:32 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 7 November 2024 16:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Lima belas maskapai penerbangan internasional mengancam akan menghentikan penerbangan ke ‘Israel’ kecuali jika undang-undang yang mewajibkan kompensasi untuk penerbangan yang dibatalkan diubah.

Pihak maskapai menegaskan bahwa keamanan saat ini akibat perang di Gaza dan Lebanon membuat operasi terlalu beresiko dan mahal, melansir Haaretz pada Selasa (05/11/2024).

Maskapai-maskapai penerbangan yang terlibat termasuk Delta Air Lines, British Airways, Iberia, EasyJet, dan Wizz Air.

Mereka secara resmi meminta amandemen terhadap Undang-Undang Layanan Penerbangan 2012 melalui permohonan kepada Komite Urusan Ekonomi Knesset.

Undang-undang tersebut mengharuskan maskapai penerbangan untuk memberikan kompensasi kepada penumpang antara $260-$400 (Rp 4,1 juta-Rp6,3 juta) untuk pembatalan yang dilakukan kurang dari 14 hari sebelum keberangkatan.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Sejak 7 Oktober tahun lalu, maskapai penerbangan internasional terpaksa membatalkan banyak penerbangan dalam waktu singkat. Banyak yang memilih untuk menangguhkan penerbangan dalam waktu singkat atau lama sebagai respons terhadap tembakan roket, rudal, dan pesawat tak berawak dari Hamas, Hizbullah, dan pasukan Yaman.

Risiko penerbangan meningkat secara signifikan dalam beberapa minggu terakhir karena Iran dan ‘Israel’ telah saling berbalas serangan rudal dan drone.

Shirley Katzir, seorang pengacara yang mewakili maskapai-maskapai tersebut, mengatakan bahwa kliennya menghadapi risiko keuangan yang signifikan dan hanya memiliki sedikit insentif untuk melanjutkan penerbangan ke ‘Israel’ di tengah-tengah perang, kecuali jika ada perubahan pada undang-undang tersebut.

Sekitar 30 maskapai penerbangan telah menangguhkan layanan ke ‘Israel’, termasuk Air France, Lufthansa, dan LOT Polish Airlines – dengan rencana untuk melanjutkan penerbangan pada berbagai tanggal di bulan November.

American Airlines telah menangguhkan penerbangan hingga September 2025, sementara British Airways, Ryanair, Delta Air Lines, dan EasyJet memilih untuk tidak melanjutkan layanan hingga Maret 2025.

Maskapai-maskapai tersebut menyatakan bahwa Undang-Undang Keamanan Penerbangan yang berlaku saat ini, termasuk beberapa amandemen terbaru, “tidak memberikan respons yang memadai terhadap kebutuhan untuk menangani implikasi keadaan darurat saat ini pada industri penerbangan di Israel.”

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:genosida GazaMaskapaiMaskapai Internasionalpenerbangan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Yossi Dagan pemukim Israel buka donasi untuk beli 500 senjata api Pemukim ‘Israel’ Buka Donasi untuk Senjata, Total Bisa Beli 500 Senapan
Tulisan selanjutnya Presiden Prabowo Minta Jajaran Kabinet Serius Bemberantas Judi Online dan Korupsi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset

Berita
28 Agustus 2026 12:20
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?