Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Bekas Menteri Pertahanan Israel Moshe Yaalon Bilang IDF Melakukan Pembersihan Etnis di Gaza

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Desember 2024 09:28 9:28 am
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Desember 2024 09:28
Bagikan
Moshe Yaalon dan Benjamin Netanyahu
Bagikan

Hidayatullah.com– Bekas menteri pertahanan Israel Moshe Yaalon, hari Sabtu (30/11/2024), menuduh tentara Zionis IDF melakukan pembersihan etnis di Jalur Gaza.

“Jalan yang sedang kita tempuh ini adalah penaklukan, aneksasi, dan pembersihan etnis,” kata Yaalon dalam sebuah wawancara di saluran swasta DemocratTV, seperti dilansir Al Arabiya.

Ketika ditanya apa maksudnya dengan “pembersihan etnis”, Yaalon berkata, “Apa yang sedang terjadi di sana? Tidak ada lagi Beit Lahia, tidak ada lagi Beit Hanoun, tentara melakukan intervensi di Jabalia dan pada kenyataannya tanah tersebut sedang dibersihkan dari orang-orang Arab.”

Bagian utara Jalur Gaza, yang di dalamnya termasuk daerah-daerah yang disebutkan Yaalon, menjadi target serangan IDF sejak awal serangan darat 6 Oktober dengan dalih menghancurkan Hamas.

Yaalon, 74, menjadi panglima militer Israel antara tahun 2002 dan 2005, tidak lama sebelum Israel menarik diri dari Jalur Gaza.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Dia menjabat sebagai menteri pertahanan dan wakil perdana menteri sebelum mengundurkan diri pada 2016, menyusul perselisihan dengan PM Benjamin Netanyahu.

Menanggapi pernyataan Yaalon itu, Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir mengatakan bahwa merupakan hal yang “memalukan” bagi Israel karena “sosok seperti Yaalon” pernah diangkat menjadi panglima militer dan menteri pertahanan.

Partai Likud pimpinan Netanyahu, yang juga pernah dimasuki Yaalon, mengecam “pernyataan kosong dan tidak jujur” tersebut, dan menyebutnya sebagai “hadiah bagi ICC dan kubu musuh-musuh Israel.”

Awal bulan ini, sebuah komite khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa menyoroti besarnya jumlah “korban sipil massal dan kondisi yang mengancam jiwa yang sengaja diberlakukan terhadap warga Palestina” oleh tentara Israel.

Tindakan Israel dalam perang di Gaza “sesuai dengan karakteristik genosida,” kata komite tersebut. Itu untuk pertama kalinya kata “genosida” dipakai oleh PBB dalam konteks perang yang saat ini berkobar di Gaza.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazaisraelMoshe Yaalon
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Jerman Ingin Ada Larangan Medsos Bagi Anak Seperti di Australia
Tulisan selanjutnya Polisi Rusia Gerebek Kelab Malam yang Promosi LGBT

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?