Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Usai Lumpuhkan Pertahanan Udara Suriah, ‘Israel’ Bebas Serang Iran

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 13 Desember 2024 14:26 2:26 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 13 Desember 2024 15:00
Bagikan
Sebuah pesawat tempur melakukan pemboman di atas Suriah di dekat perbatasan 'Israel'-Suriah seperti yang terlihat dari Dataran Tinggi Golan yang diduduki 'Israel'.
Bagikan

Hidayatullah.com – Setelah menjatuhkan 1.800 bom ke 500 target di Suriah, komando militer penjajah ‘Israel’ mengklaim pihaknya telah melumpuhkan pertahanan udara Suriah.

Angkatan Udara ‘Israel’ juga mengklaim mereka mampu melakukan operasi dengan aman di atas wilayah udara Suriah, bahkan untuk menyerang Iran.

Sebelumnya, dengan bantuan Iran dan Rusia, pertahanan udara Suriah digembor-gemborkan sebagai salah satu yang terkuat di wilayah tersebut. Namun, ‘Israel’ segera memanfaatkan momentum untuk menghancurkan sisa-sisa kekuatan mereka sesaat seusai runtuhnya rezim Bashar al Assad.

Melihat bahwa pasukan yang mengambil alih kekuasaan di negara itu tidak dapat mengoperasikan sistem-sistem ini, pesawat-pesawat tempur Israel dengan cepat menghancurkan pertahanan, menghancurkan hampir 87% kemampuan pertahanan udara Suriah.

Serangan-serangan ini dianggap melanggar hukum oleh para ahli Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang mengatakan bahwa serangan tersebut melanggar hukum internasional. Surat kabar Israel, Maariv, melaporkan bahwa militer ‘Israel‘ menyerang sekitar 400 target pertahanan strategis di Suriah selama beberapa hari terakhir, dalam salah satu operasi terbesar yang dilakukan oleh angkatan udara.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Komando militer mengatakan bahwa dua lokasi angkatan laut Suriah di pelabuhan Bayda dan Latakia diserang pada hari Senin, di mana 15 kapal angkatan laut Suriah hancur. Selain itu, militer ‘Israel’ juga mengincar persediaan rudal anti-kapal, yang dapat menghancurkan target-target yang berjarak 80 hingga 190 kilometer.

Sekitar 350 serangan udara menargetkan baterai pertahanan udara dan puluhan fasilitas produksi di Damaskus, Homs, Tartus, Latakia, dan Palmyra. Serangan udara lainnya menargetkan rudal balistik Suriah, rudal jelajah, pesawat tak berawak, jet tempur, helikopter tempur, radar, tank, dan gantungan senjata.

Operasi yang diberi nama “Panah Bashan” ini merujuk pada wilayah dalam ajaran Yahudi yang meliputi Dataran Tinggi Golan dan beberapa bagian barat daya Suriah.

Skala serangan, terutama pendudukan wilayah yang luas di barat daya Suriah, secara luas ditafsirkan sebagai cerminan ambisi ekspansionis rezim Israel yang lebih luas.

Tindakan-tindakan ini dipandang sebagai indikasi yang jelas bahwa ketika diberi kesempatan, ‘Israel’ berusaha untuk menduduki wilayah-wilayah di Timur Tengah.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al assadisraelkelompok oposisiKonflik Suriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jangan Putus Asa dari Rahmat Allah, Orang Salah Punya Kesempatan Berubah
Tulisan selanjutnya Drone Anka Turki yang dibeli Indonesia Bayraktar: Turki Kuasai 60 Persen Pasar Drone Dunia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Berita
29 Agustus 2026 09:56
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?