Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pelajar Putri Sekolah Kristen di Wisconsin Menembak Guru dan Temannya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Desember 2024 12:25 12:25 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Desember 2024 11:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang pelajar putri sekolah Kristen melakukan aksi penembakan di negara bagian Wisconsin, Amerika Serikat, menewaskan seorang guru dan seorang murid serta melukai enam pelajar lainnya.

Kepala Kepolisian Madison, Shon Barnes, hari Senin (16/12/2024) malam mengidentifikasi pelaku sebagai seorang remaja perempuan berusia 15 tahun murid sekolah tersebut.Pihak berwenang mengatakan pelaku berangkat ke sekolahnya, Abundant Life Christian School, kemudian melepaskan tembakan sehingga melukai enam siswa, yang dua di antaranya sekarang dalam kondisi kritis. Seorang guru dan seorang siswa tewas ditempat. Pelaku sendiri kemudian ditemukan tewas di lokasi.

“Hari ini adalah hari yang menyedihkan bukan hanya bagi Madison, tetapi juga bagi seluruh negara kita,” kata Barnes, seperti dilansir BBC.

Kepala Kepolisian Madison itu mengatakan pihaknya belum menemukan motif penembakan, dan pohak keluarga pelaku bekerja sama dengan petugas dalam penyelidikan kasus itu.

Dia menyebut nama pelaku sebagai Natalie Rupnow – yang juga menggunakan nama Samantha – dan mengatakan bahwa pelaku itu diyakini tewas di lokasi kejadian akibat tembakannya sendiri.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Polisi datang ke lokasi kejadian setelah mendapatkan panggilan darurat 911 sekitar pukul 11 siang waktu setempat hari Senin. Penembakan terjadi di aula sekolah ketika siswa dari kelas berbeda berkumpul di sana.

Polisi mengatakan mereka menemukan penembak sudah dalam kondisi tewas saat mereka tiba di sekolah, bersama dengan sepucuk pistol. Tidak ada petugas kepolisian yang melepaskan tembakan.

Barbara Wiers, direktur humas sekolah tersebut, mengatakan bahwa pihak sekolah pernah menggelar pelatihan penembak aktif awal tahun ini.

Dia juga mengatakan bahwa sekolah memang tidak memiliki petugas sekuriti, tetapi semua pintu di semua ruang kelas akan otomatis terkunci dan siapa saja yang ingin mendapatkan akses masuk ke lingkungan sekolah harus menekan bel melalui pintu masuk utama.

Abundant Life Christian School merupakan sekolah Kristen swasta yang memiliki 400 siswa mulai dari tingkat taman kanak-kanak sampai sekolah menengah atas.

Aksi penembakan yang terjadi di sekolah merupakan kasus yang biasa terjadi di Amerika Serikat.

Menurut K-12 Violence Project, sebuah organisasi nirlaba mengurangi kekerasan melalui penelitian yang dapat diakses dan dapat ditindaklanjuti, sepanjang tahun ini sudah terjadi lebih dari 300 aksi penembakan. Catatan kasus ini termasuk kejadian di mana senjata api diacungkan atau ditembakkan, atau peluru mengenai properti sekolah dengan alasan apa pun baik ada korban maupun tidak.

Menurut media seputar pendidikan EducationWeek, terjadi 38 aksi penembakan di sekolah di seluruh Amerika Serikat yang menimbulkan korban luka maupun tewas sepanjang tahun ini. Total ada 69 korban, 16 di antaranya korban tewas, tidak termasuk peristiwa terbaru ini. Aksi penembakan biasanya dilakukan oleh laki-laki, sangat jarang pelakunya perempuan apalagi di lingkungan sekolah.

David Riedman, pendiri K-12 School Shooting Database, tahun lalu menulis dalam blog situs web organisasinya bahwa kebanyakan pelaku penembakan di sekolah adalah laki-laki berusia awal 20-an tahun. Sejak tahun 1979, tercatat sedikitnya empat kasus penembakan di sekolah yang dilakukan oleh perempuan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatkristenpenembakan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kuburan Massal Ditemukan di Damaskus
Tulisan selanjutnya Baru Bebas Gembong Narkoba Osiel Cárdenas Guillén Ditangkap Lagi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

15 Juli 2026 09:27
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?