Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Berusaha Menenangkan Korban Badai di Mayotte, Presiden Macron Dikecam Arogan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Desember 2024 16:56 4:56 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Desember 2024 16:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Presiden Prancis Emmanuel Macron dihujani kecaman setelah pernyataannya saat berusaha menenangkan penduduk di Mayotte yang menjadi korban badai siklon dinilai arogan.

Mayotte, teritori Prancis di seberang lautan yang berupa kepulauan kecil antara Afrika dan Madagaskar, Sabtu pekan lalu diterjang badai siklon Chido yang memporak-porandakan ribuan bangunan dan infrastruktur di sana. Berapa jumlah korban jiwa belum diketahui, sebab petugas dan warga setempat masih mengais puing-puing yang berserakan, sementara peralatan dan infrastruktur di sana sangat terbatas.

Kunjungan Macron dan rombongannya ke teritori Prancis paling miskin itu diperpanjang sampai hari Jumat (20/12/2024) guna lebih memahami kondisi di sana.Pada Kamis malam, Macron disambut oleh penduduk yang marah dan mengeluh bahwa pemerintah menelantarkan penduduk di sana.

Ketika seorang warga berteriak kepada Macron, “Tujuh hari dan Anda masih belum bisa memberi air kepada rakyat!” Presiden Prancis itu membalas, “Jangan mengadu domba rakyat. Jika Anda mengadu domba rakyat, kita akan kacau.”

“Anda beruntung berada di Prancis,” lanjut Macron. “Jika bukan karena Prancis, Anda akan mengalami masalah buruk yang lebih serius lagi… 10.000 kali lebih serius… tidak ada tempat di Samudra Hindia di mana orang bisa mendapatkan lebih banyak bantuan [daripada di sini].”

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Komentar Macron tersebut langsung mendapatkan kecaman di dalam negeri dari berbagai spektrum politik. Kalangan kanan-jauh menyebutnya “sama sekali tidak bermartabat”, kaum sosialis menilainya “tidak mencerminkan sosok presiden”, dan kalangan politisi hijau menilainya “arogan”.

Partai anti-Islam dan anti-migran pimpinan Marine Le Pen, Rassemblement National (RN), mengatakan tidak heran mengapa rakyat menunjukkan rasa kecewanya ketika presiden mereka mengeluarkan pernyataan seperti itu.

Pada hari Jumat, Macron membalas komentar itu dengan mengatakan bahwa mereka yang dia tanggapi adalah pendukung militan RN (yang jumlahnya bertambah di Mayotte seiring meningkatnya imigrasi ilegal di sana).

“Saya mendengar narasi yang mengompori RN dan beberapa orang yang menghina kami kemarin, yang mengatakan bahwa ‘Prancis tidak melakukan apa-apa,'” kata Macron kepada awak media di Mayotte, lansir DW.

Macron mengatakan dia dapat memahami ketidaksabaran penduduk setempat yang menginginkan bantuan datang lebih cepat, tetapi dia menyerukan persatuan, dan mengatakan pemerintah Prancis melakukan segala yang bisa dilakukan untuk meringankan situasi.

“Badai siklon itu bukan keputusan pemerintah,” kata Macron.

“Prancis berbuat banyak. Kita harus lebih efisien, tetapi komentar-komentar yang memecah belah dan menghasut tidak akan membantu,” tegasnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:badai siklonEmmanuel MacronMayottePrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Cepat Meluas Kebakaran Semak di Victoria Australia Tidak Terkendali
Tulisan selanjutnya Dokter anti-Islam Asal Saudi Tabrak Pengunjung Pasar Natal Magdeburg Jerman [Video]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

Berita
2 September 2026 21:40
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?