Hidayatullah.com– Petugas pemadam kebakaran Australia hari Sabtu (21/12/2024) masih berjibaku melawan api yang merambat cepat melahap semak belukar dan pepohonan di negara bagian Victoria, sementara pihak berwenang mendesak warga di daerah terdampak untuk segera mengungsi.
Kebakaran semak di Victoria menggila pada hari Sabtu (21/12/2024) sehingga memaksa aparat mengeluarkan peringatan bahaya tertinggi bagi penduduk di sisi barat.
Pihak berwenang mengeluarkan peringatan “evakuasi segera” di daerah dekat Grampians National Park, yang terletak sekitar 241 kilometer jauhnya dari ibu kota negara bagian, Melbourne.
“EMERGENCY WARNING – BUSHFIRE, perintah evakuasi segera untuk daerah Bellfield, Bellfield Settlement, Flat Rock Crossing, Fyans Creek, Grampians Junction, Halls Gap,” bunyi peringatan itu yang disampaikan secara daring.
“Apabila Anda memilih untuk bertahan, petugas kemungkinan tidak akan dapat menolong Anda,” desak pihak berwenang, seperti dilansir DW.
Penduduk diperingatkan untuk tidak melupakan ponsel dan pengisi daya serta hewan peliharaan milik mereka. Mereka juga diimbau untuk senantiasa mengecek informasi yang disampaikan dinas lalu lintas atau informasi tentang pemblokiran jalan.
Dalam sehari area yang dilalap api bertambah luas tiga kali lipat, menurut laporan Australian Broadcasting Corporation (ABC). Sekitar 30.000 hektar sudah hangus pada Sabtu pagi, padahal pada hari Jumat baru seluas 7.500 hektar.
Api diperkirakan masih akan berkobar pada hari Natal.
Hampir 400 petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api dengan bantuan 100 mobil tangki dan 25 pesawat serta berbagai alat berat lainnya, imbuh ABC.
Pada musim panas 2019-2020 Australia mengalami kebakaran semak yang merenggut 33 nyawa dan area yang luasnya sekitar ukuran negara Turki.*