Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

(Video) Karena Jenggot dan Sorban, Pria Muslim Ini Dipukuli Massa hingga Meninggal

Ahmad
Terakhir diupdate: 21 Desember 2024 20:47 8:47 pm
Ahmad
Dipublikasikan 21 Desember 2024 20:45
Bagikan
Sheikh Tajuddin asal Sapra, Saraikela-Kharsawan, Jharkhand, India meninggal setelah dipukuli massa
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang pria Muslim berusia 48 tahun meninggal karena luka-lukanya enam hari setelah dia dipukuli secara brutal dengan tongkat oleh massa di desa Sapra, Saraikela-Kharsawan, Jharkhand, India pada 8 Desember.

Maktoob Media hari Rabu memberitakan bahwa keluarga korban mengklaim Syeikh Tajuddin diserang hanya karena janggut dan sorbannya.

Jharkhand:- Sheikh Tajuddin Of Gausnagar Kapali allegedly beaten, died in a hospital,4 arrested

People's Forum Jamshedpur Demanding Mob Lynching Bill In Jharkhand @HemantSorenJMM @IrfanAnsariMLA @hafizulhasan001 @HedayatullahK11 @sabitamahatoJMM pic.twitter.com/44MTg0on3y

— Azad Reporter Jamshedpur (@AzadJamshedpur) December 20, 2024

Tajuddin, yang juga warga kawasan Masjid Baghdadiya di Kapali, Gausnagar, dan seorang pedagang ternak dan sayur-sayuran, dirawat di RIMS Ranchi setelah diserang massa.

Laporan informasi pertama (FIR) diajukan ke Kantor Polisi Adityapur oleh keluarga Tajuddin dan sejauh ini, tersangka Mannu Yadav, Chela Yadav, Sanjay Yadav dan Gautham Mandal telah ditangkap.

Terdakwa mengklaim serangan itu disebabkan oleh dugaan pencurian ternak, namun klaim tersebut dibantah oleh keluarga.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

“Seperti biasa, ayah saya keluar rumah untuk urusan bisnis pada pagi hari setelah menunaikan salat Subuh pada 8 Desember. Kemudian, sekitar pukul 22.00, saya menerima telepon dari Polisi Adityapur yang memberi tahu saya bahwa ayah saya mengalami kecelakaan dan sedang dirawat di TMH.

“Dia kemudian dipindahkan ke RIMS Ranchi, di mana dia meninggal saat dirawat pada 13 Desember. Ia dimakamkan di kuburan Zakir Nagar di Jamshedpur setelah salat Isyak pada 14 Desember,” kata putra Tajuddin seperti dikutip Azadpur.

Sementara itu, keponakan Tajuddin mengatakan paman dari pihak ibu adalah orang yang sangat sopan dan terkadang salat di masjid.

Mengutip Indian American Muslim Council, pihak keluar yakin Sheikh Tajuddin dipukuli sampai mati hanya karena identitas Muslimnya, janggut dan sorbannya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineHindu Indiaislamofobia Indiajenggotmuslim IndiaSheikh Tajuddinsorban
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Halal jadi Gaya Hidup, Pemerintah Desak Produk Lokal segera Urus Sertifikasi
Tulisan selanjutnya Populasi Muslim 2 Milyar, Prabowo: Kita Harus Bersatu, Dukung Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Berita
2 September 2026 20:14
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?