Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Amir Kuwait Sheikh Nawaf al-Ahmad Al-Sabah Wafat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Desember 2023 18:24 6:24 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Desember 2023 18:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Innalilahi wa inna Ilaihi raji’un. Emir Kuwait Sheikh Nawaf al-Ahmad Al-Sabah hari Sabtu (16/12/2023) meninggal dunia dalam usia 86 tahun dan dimakamkan pada hari Ahad ini.

Diusung dengan keranda berselimutkan bendera Kuwait, jenazah dibawa ke masjid untuk dishalatkan dan kemudian dimakamkan.

Meskipun disiarkan di layar televisi, upacara pemakaman dilakukan secara sederhana dengan hanya dihadiri keluarga dan kerabat tertentu. Ikut hadir di pemakaman, juru bicara (ketua) parlemen Kuwait.

Menurut Bader al-Saif, seorang profesor bidang sejarah di Universitas Kuwait, pemilihan upacara pemakaman secara sederhana itu mencerminkan karakter sederhana Sheikh Nawaf al-Ahmad Al-Sabah.

Sheikh Mishal Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah, 83, penggantinya akan dilantik pada hari Rabu. Dia akan menerima ucapan belasungkawa pada hari Senin dan Selasa.

Baca Juga

Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Bendera nasional Kuwait akan dikibarkan setengah tiang selama 40 hari, sementara kantor-kantor pemerintahan ditutup sampai hari Selasa.

Dilahirkan pada tahun 1937, Sheikh Nawaf mengambil alih jabatan emir pada September 2020 setelah saudara tirinya, Sheikh Sabah, meninggal pada usia 91 tahun.

Selama jabatannya yang tergolong singkat, dia mengeluarkan banyak amnesti bagi tahanan politik, sehingga dia mendapat julukan “emir pengampunan”.

Salah satu tindakan terakhirnya sebelum kematian adalah menandatangani rancangan keputusan yang disetujui kabinet akhir bulan lalu, berupa pembebasan puluhan tahanan politik.

Sheikh Nawaf menjabat menteri pertahanan ketika Iraq menginvasi Kuwait pada 1990, menyulut peperangan yang justru mendatangkan pasukan asing bercokol di Iraq untuk menekan Baghdad agar mengakhiri invasi.

Dia menjabat menteri dalam negeri ketika Kuwait menghadapi ancaman dari milisi-milisi Muslim pada 2005.

Meskipun tidak lama duduk di kursi penguasa, Sheikh Nawaf meninggalkan kesan yang baik.

Berbicara di luar masjid tempat jenazah dishalatkan, warga Kuwait Ghanem al-Sulaimani mengaku sedih dengan kematian pemimpin yang dia sebut sebagai “emir kerendahan hati dan pengampunan”.

“Dia meninggalkan legasi yang luar biasa… ditunjukkan dengan kecintaannya yang besar terhadap rakyatnya,” katanya kepada AFP.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:KuwaitSheikh Nawaf
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penganut Buddha dan Kristen Myanmar Angkat Senjata Melawan Junta Militer
Tulisan selanjutnya Legenda Kareem Abdul-Jabbar Mengalami Patah Tulang Panggul

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

Berita
15 Oktober 2026 18:48
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Terbaru

  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

17 Oktober 2026 10:07
Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

17 Oktober 2026 09:35
Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?