Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amnesty Minta Kanada Tangkap George Bush

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 13 Oktober 2011 08:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Amnesty International, hari Rabu (12/10/2011) meminta agar pemerintah kanada menangkap dan menuntut George W. Bush, karena mantan presiden Amerika Serikat itu mengizinkan penyiksaan tahanan saat ia memimpin perang melawan teror.

Bush kemungkinan akan menghadiri pertemuan tingkat tinggi ekonomi di Surrey, Provinsi British Columbia, Kanada, pada tanggal 20 oktober mendatang.

Memorandum Amnesty Internasional mengenai permintaan proses hukum terhadap Bush sudah disampaikan bulan lalu kepada pemerintah Kanada, namun baru diungkapkan ke media.

“Kanada terikat kewajiban internasional untuk menangkap dan menuntut mantan presiden Bush, karena ia bertanggung jawab atas kejahatan yang melanggar hukum internasional berupa penyiksaan,” kata Susan Lee dari Amnesty International dalam pernyataannya.

“Oleh karena pihak berwenang AS sejauh ini gagal menyeret mantan presiden bush ke pengadilan, maka masyarakat internasional harus bertindak. Kegagalan Kanada untuk bertindak saat kedatangannya, berarti melanggar Konvensi PBB Menentang Penyiksaan dan menunjukkan pelecehan atas hak-hak asasi manusia,” kata Lee, dikutip Alarabiya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Amnesty, yang didukung oleh International Civil Liberties Monitoring Group, mengatakan bahwa Bush mengizinkan penggunaan tehnik-tehnik interogasi yang menyiksa — termasuk waterboarding — para tahanan yang dikurung secara rahasia oleh intelijen AS, CIA, antara tahun 2002 hingga 2009.

Dalam memorandumnya, Amnesty menyebutkan beberapa kasus penyiksaan terhadap sejumlah individu yang ditahan oleh militer Amerika Serikatdi pangkalan laut Guantanamo, Afghanistan dan Iraq.

Mereka yang menjadi korban penyiksaan antara lain Zainal Abidin Muhammad Husain alias Abu Zubaidah dan Khalid Syeikh Muhammad. Keduanya dianggap sebagai otak serangan 9/11 dan ditangkap di Pakistan. Selama tahun 2002-2003 mereka mendapatkan siksaan dengan metode waterboarding sedikitnya 266 kali, menurut data inspektur jenderal CIA yang dikutip Amnesty International.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mayoritas yang Tak Berdaya
Tulisan selanjutnya Mendambakan Haji Mabrur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?