Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ratusan LGBTQ+ Kawin Resmi di Thailand

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Januari 2025 16:47 4:47 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Januari 2025 16:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Ratusan pasangan homoseksual alias LGBTQ+, hari Kamis (23/1/2025), melakukan perkawinan secara resmi bersamaan dengan mulai berlakunya undang-undang yang mengakuinya.

Implementasi UU Kesetaraan Perkawinan menjadikan Thailand negara pertama di Asia Tenggara, dan ketiga di Asia setelah Taiwan dan Nepal, yang memberikan legalitas perkawinan kaum homo dan transgender.

Dengan demikian sudah lebih dari 30 negara di dunia yang memberikan pengakuan resmi terhadap perkawinan sesama jenis, yang dipelopori oleh Belanda pada 2001.

UU perkawinan yang baru menggunakan istilah-istilah yang netral gender seperti “individu” dan “pasangan” guna menggantikan istilah “laki-laki”, “perempuan”, “suami” dan “istri”, sehingga orang transgender (waria atau wadam, pria jadi wanita atau wanita jadi pria) juga bisa berkawin secara resmi, lansir BBC.

Berdasarkan UU yang baru, pasangan LGBTQ+ memiliki akses penuh untuk mendapatkan hak-hak hukum, finansial dan kesehatan, termasuk pengurangan pajak, hak warisan dan hak-hak penyintas.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Definisi keluarga — seorang ayah adalah seorang laki-laki dan seorang ibu adalah seorang perempuan — tetap ada dalam hukum Thailand.

Negara yang kebanyakan penduduknya memeluk ajaran Buddha itu selama ini dikenal sangat permisif terhadap homoseksual. Di masyarakat orang bebas menonjolkan gaya hidup LGBTQ+. Pria yang berperilaku dan berdandan seperti wanita atau wanita yang berlagak dan berpakaian seperti pria merupakan hal biasa. Acara Bangkok Pride setiap tahun menarik kunjungan wisatawan gay, lesbian dan waria dari berbagai penjuru dunia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:LGBTQ+thailand
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Unit 8200, Pasukan Siber ‘Israel’ dan Perannya Memata-Matai Pejuang Palestina (2)
Tulisan selanjutnya Khutbah Jumat: Keagungan Allah dalam Peristiwa Isra Mikraj

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?