Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pengelola Pizza Hut dan KFC Turki Tutup 537 Cabang di Tengah Gelombang Boikot

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 18 Februari 2025 01:33 1:33 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 18 Februari 2025 05:00
Bagikan
KFC di Johor Baru Malaysia
Bagikan

Hidayatullah.com – Yum! Brands, perusahaan makanan cepat saji internasional yang mengoperasikan merk KFC dan Pizza Hut, telah mengakhiri perjanjian waralabanya dengan pengelola Turki, İş Gıda di tengah aksi boikot terhadap merk milik AS dan pendukung ‘Israel’. Dampaknya, 537 cabang KFC dan Pizza Hut akan segera ditutup.

Daftar isi
  • Gerakan boikot di Turki
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Keputusan ini diambil setelah İş Gıda mengalami kebangkrutan dengan utang mencapai lebih dari 7,7 miliar Turki (Rp 3,5 triliun).

Yum!Brands sendiri berdalih “kegagalan untuk memenuhi standar operasional dan kualitas” sebagai alasan mengakhiri perjanjiannya dengan İş Gıda. Namun, waktu penutupan menimbulkan tentang peran boikot terhadap merk AS dan merk terkait ‘Israel’.

Laporan lokal menunjukkan bahwa penjualan KFC di Turki turun hingga 40% dalam beberapa bulan terakhir, memperburuk krisis keuangan İş Gıda.

Perusahaan Turki yang memiliki KFC dan Pizza Hut melakukan ekspansi secara agresif setelah mendapatkan hak waralaba pada tahun 2020. Perusahaan ini kemudian memperluas dari 125 menjadi 283 cabang dan Pizza Hut dari 45 menjadi 254 cabang.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Meskipun mendapatkan penghargaan dari Yum! Brands sebagai “Mitra Waralaba Terbaik 2023”, İş Gıda sangat bergantung pada utang untuk mendanai ekspansinya. Kenaikan suku bunga dan masalah likuiditas pada akhirnya mendorongnya ke dalam kesulitan keuangan.

Selain makanan cepat saji, İş Gıda berinvestasi di industri lain, termasuk produksi makanan ringan, suku cadang otomotif, dan media. Tekanan keuangan dari usaha-usaha ini, dikombinasikan dengan penurunan penjualan, berkontribusi pada keruntuhannya. Pengadilan Turki kini memberikan waktu tiga bulan kepada perusahaan ini untuk menyelesaikan krisisnya sementara pengawas hukum mengelola aset-asetnya.

Gerakan boikot di Turki

Seperti di banyak negara lain, gerakan boikot terhadap ‘Israel’ dan AS meningkat setelah genosida zionis di Gaza.

Masyarakat Turki telah menekan perusahaan-perusahaan untuk memutuskan hubungan dengan perusahaan-perusahaan yang terkait dengan ‘Israel’. Pemerintah dan sektor swasta Turki telah mengambil langkah-langkah signifikan dalam menanggapi genosida ‘Israel’ yang sedang berlangsung di Gaza.

Turkish Railways dan Turkish Airlines telah menghapus produk-produk yang terkait dengan ‘Israel’ dari lokomotif dan ruang tunggu bandara. Dalam langkah yang lebih luas, 45 kotamadya yang diperintah oleh Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang berkuasa telah melarang penjualan barang-barang ‘Israel’, sementara parlemen Turki juga telah menghapus produk ‘Israel’ dari fasilitasnya.

Pada tanggal 2 Mei 2024, Kementerian Perdagangan memberlakukan penghentian total perdagangan dengan ‘Israel’, dengan menyatakan bahwa larangan tersebut akan tetap berlaku hingga bantuan kemanusiaan dapat mencapai Gaza tanpa pembatasan. Selain itu, Presiden Recep Tayyip Erdogan telah menegaskan kembali boikot Turki terhadap Forum Ekonomi Dunia di Davos karena dukungannya terhadap ‘Israel’.

Sementara itu, perusahaan-perusahaan sektor swasta yang memiliki hubungan dengan ‘Israel’ menghadapi tekanan yang semakin meningkat. Zorlu Energy Group, investor terbesar Turki di ‘Israel’, dipaksa untuk menjual sahamnya di tiga perusahaan ‘Israel’, yang secara efektif mengakhiri investasi senilai $1 miliar.

Boikot ini juga sangat berdampak pada industri makanan dan minuman, dengan penjualan minuman ringan yang terkait dengan ‘Israel’ turun hingga 50%, sehingga mendorong perusahaan-perusahaan untuk memberikan diskon besar-besaran sebagai upaya untuk pulih dari kerugian.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:boikot Israelgenosida GazaHeadlinekfcpalestinaPizza Hut
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Libanon Perpanjang Larangan Penerbangan Ke dan Dari Iran
Tulisan selanjutnya Afghanistan Gelar Kunjungan Diplomatik Perdana ke Jepang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Berita
17 Oktober 2026 10:37
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?