Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kantor Pos Denmark Tidak Lagi Mengirimkan Surat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Maret 2025 23:32 11:32 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Maret 2025 23:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Perusahaan PostNord di Denmark mengatakan akan menghentikan layanan pengiriman surat pada akhir tahun ini dan memangkas sepertiga pekerjanya untuk memusatkan perhatian pada layanan pengiriman paket.

Layanan pengiriman surat oleh PostNord di Denmark akan berakhir di penghujung tahun ini, dan selanjutnya mereka akan fokus mengirimkan paket atau parsel sebagai upaya penyesuaian diri terhadap perkembangan zaman yang mengubah bentuk komunikasi masyarakat.

PostNord, hari Kamis (6/3/2025), mengatakan akan memberhentikan 1.500 pekerja di Denmark dan menyingkirkan 1.500 kotak pos merah yang terpasang di berbagai tempat, karena budaya masyarakat yang semakin digital tidak lagi membutuhkan kotak-kotak merah tersebut.

PostNord, yang dibentuk pada 2009 sebagai hasil merger layanan pos Swedia dan Denmark, sahamnya dimiliki 40 persen oleh pemerintah Denmark dan 60 persen oleh pemerintah Swedia.

Layanan pos di Denmark beroperasi sejak tahun 1624. Namun, sejak tahun 2000 jumlah surat menurun lebih dari 90%.“Dengan meningkatnya digitalisasi, jumlah surat di Denmark menurun dengan cepat, dan oleh karena itu PostNord di Denmark akan berhenti mengirimkan surat pada tahun 2026 untuk fokus menjadi pemasok paket pilihan bagi warga Denmark,” kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan seperti dilansir The Guardian.

Baca Juga

Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

PostNord Denmark akan mengirimkan surat terakhir kalinya pada 30 Desember 2025.

Kim Pedersen, CEO PostNord Denmark, berkata, “Supaya kami dapat menciptakan bisnis yang berkelanjutan, kami perlu beradaptasi, dan sayangnya ini merupakan keputusan yang sulit untuk mengucapkan selamat tinggal kepada sebagian kolega kami.”

Dia menambahkan, “Kami telah melayani pos Denmark selama 400 tahun, dan oleh karena itu merupakan keputusan yang sulit untuk mengakhiri bagian sejarah kami ini.”

PostNord kehilangan kewajibannya untuk mengirimkan pos ke seluruh Denmark tahun lalu dalam rangka menuju liberalisasi pasar, yang artinya perusahaan itu juga kehilangan banyak dukungan finansialnya.

Pemerintah mengatakan surat masih dapat dikirim lewat pos meskipun ada perubahan.”Kita masih dapat mengirim dan menerima surat di mana saja di negara ini,” kata Menteri Transportasi Thomas Danielsen kepada kantor berita Ritzau.

Layanan pos surat di Swedia tidak terdampak oleh keputusan di Denmark tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:denmarkposPostNord
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hari Perempuan Internasional 2025 Malaysia Soroti Kasus KDRT
Tulisan selanjutnya Demonstrasi Anti LGBT China Larang Penggambaran Konten LGBTQ+ di Televisi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

4 Juni 2026 11:00
Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

4 Juni 2026 10:00
Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

4 Juni 2026 09:00
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?