Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Media Barat: Biaya Pembangunan NEOM Saudi Membengkak hingga Rp130,8 Quadriliun

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 14 Maret 2025 18:43 6:43 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 14 Maret 2025 19:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Biaya pembangunan mega proyek NEOM di Arab Saudi kini membengkak menjadi 8,8 triliun USD atau setara Rp130,8 Quadriliun.

Mengutip The Wall Street Journal pada Kamis (13/03/2025), sebuah laporan yang disampaikan kepada dewan NEOM mengungkapkan bahwa kota tersebut baru akan mencapai “tahap akhir” pada tahun 2080.

Tahap pertama akan selesai pada tahun 2035 dengan biaya 370 miliar USD, namun biaya total proyek ini dapat mencapai 25 kali lipat dari anggaran nasional Arab Saudi.

Arab Saudi berharap investor swasta dapat mendanai dan mencover sisa biaya pembangunan kota sepanjang 170 kilometer, yang memiliki ikon The Line.

Sebagian besar teknologi yang dibutuhkan untuk The Line dan NEOM masih membutuhkan waktu puluhan tahun untuk dikembangkan, atau menurut beberapa ahli, tidak mungkin diwujudkan.

Baca Juga

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Harga $8,8 triliun merupakan kenaikan yang mengejutkan dari proyeksi biaya proyek sebelumnya sebesar $500 miliar, yang telah mengalami serangkaian kemunduran.

Pihak berwenang Arab Saudi kini menyatakan bahwa NEOM dapat memakan waktu 100 tahun untuk diselesaikan, jauh lebih lama dari yang diumumkan sebelumnya, menurut komentar sejumlah pejabat yang terlibat dalam proyek ini.

Bloomberg melaporkan bahwa The Line, yang akan dibangun pada 2030, awalnya memiliki panjang 170 km diperkecil menjadi 2,4 km.

Jumlah populasi yang direncanakan sebesar 1,5 juta juga telah dikurangi menjadi 300.000. Laporan-laporan tersebut mendorong spekulasi penurunan skala proyek secara umum, yang pada awalnya direncanakan akan selesai pada tahun 2045.

Pihak berwenang Saudi masih bersikeras bahwa The Line akan memiliki panjang 100 km ketika selesai, dan bahwa ini akan menjadi fitur penting dari NEOM, tetapi ini akan memakan waktu puluhan tahun untuk menyelesaikannya.

The Line dan NEOM merupakan bagian utama dari “Visi 2030” Putra Mahkota Mohammed bin Salman, serangkaian proyek sosial dan ekonomi yang bertujuan untuk mendiversifikasi ekonomi Saudi dari minyak.

Seorang juru bicara Neom mengatakan kepada WSJ bahwa laporan tersebut “salah menginterpretasikan” dan salah mengartikan angka-angka tersebut, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiNEOMthe line
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Uni Eropa Bendera Korupsi Besar Uni Eropa Terkait Huawei Polisi Belgia Geledah Sejumlah Tempat
Tulisan selanjutnya Pemimpin ISIS di Iraq dan Suriah Sudah Tewas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?