Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Lebih 700 Muslim Syahid saat Shalat Jumat dalam Tragedi Gempa Bumi Myanmar

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 3 April 2025 17:17 5:17 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 3 April 2025 18:00
Bagikan
Masjid dan menara rusak akibat gempa berkekuatan 7,7 skala Richter yang terjadi pada hari Jumat/ www.irrawaddy.com
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah organisasi Muslim Myanmar mengatakan lebih dari 700 jamaah syahid ketika gempa bumi berkekuatan 7,7 skala Richter melanda negara itu pada waktu shalat Jumat selama bulan suci Ramadhan.

Tun Kyi, anggota komite pengarah Jaringan Muslim Myanmar Revolusi Musim Semi, mengatakan pada hari Senin (31 Maret 2025) bahwa sekitar 60 masjid rusak atau hancur ketika gempa berkekuatan 7,7 skala Richter melanda dekat Mandalay, kota terbesar kedua di negara itu.

A Myanmar Muslim organisation says more than 700 worshippers died when earthquake collapsed mosques during Friday prayers, reports AP pic.twitter.com/eFhC7bd52w

— Megh Updates 🚨™ (@MeghUpdates) March 31, 2025

Tidak segera jelas apakah mereka yang syahid di masjid termasuk dalam jumlah resmi lebih dari 1.700 orang yang tewas dalam gempa bumi sejauh ini.

Sebuah video yang diunggah di situs berita daring The Irrawaddy menunjukkan beberapa masjid roboh akibat gempa, dan orang-orang mengungsi dari area tersebut.

Tun Kyi mengatakan sebagian besar masjid yang rusak merupakan bangunan tua yang lebih rentan terhadap gempa bumi.  

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Jumlah korban tewas telah meningkat menjadi lebih dari 1.700 karena lebih banyak jenazah telah ditemukan dari reruntuhan, kata pemerintah yang dipimpin militer negara itu pada hari Senin (31 Maret 2025).

Juru bicara pemerintah Mayjen Zaw Min Tun mengatakan kepada MRTV yang dikelola pemerintah bahwa 3.400 orang lainnya terluka dan lebih dari 300 orang hilang.

Militer sebelumnya melaporkan 1.644 orang tewas tetapi tidak memberikan angka spesifik dalam pembaruannya. Menurut hadits yang diriwayatkan Imam An-Nasa’i, di antara masuk mati dalam keadaan syahid ada tujuh jenis;   korban meninggal karena wabah tha’un,  korban meninggal karena sakit perut,  korban tenggelam, korban meninggal tertimpa reruntuhan, korban meninggal karena radang selaput dada (pleuritis), korban meninggal terbakar, dan wanita yang meninggal karena hamil.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gempa bumigempa MyanmarHeadlineMuslim MyanmarRamadhanShalat Jumatsyahid
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bulan Bahasa Arab Digelar di Spanyol
Tulisan selanjutnya Polisi Inggris Tangkap 2 Pria Terkait Hizbullah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?