Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Militer Australia Akhirnya Meminta Maaf Kasus Pembunuhan Warga Sipil Afghanistan

Ahmad
Terakhir diupdate: 21 November 2020 20:47 8:47 pm
Ahmad
Dipublikasikan 21 November 2020 20:47
Bagikan
Jenderal Angus Campbell
Bagikan

Hidayatullah.com–Kepala pasukan pertahanan Australia pada Kamis meminta maaf kepada warga Afghanistan dan warga negaranya menyusul hasil penyelidikan yang mengungkapkan bahwa pasukan khusus Australia membunuh puluhan warga sipil Afghanistan. Kepala pasukan pertahanan ‘dengan tulus dan tanpa syarat’ meminta maaf karena telah membunuh sedikitnya 39 warga sipil Afghanistan.

“Kepada rakyat Afghanistan, atas nama Angkatan Pertahanan Australia, saya dengan tulus dan tanpa pamrih meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan oleh tentara Australia,” kata Jenderal Angus Campbell melalui Twitter. “Kepada rakyat Australia, saya dengan tulus meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan oleh anggota Angkatan Pertahanan Australia. Anda berhak mengharapkan Angkatan Pertahanan Anda membela negara Anda dan kepentingannya dengan cara yang sesuai dengan nilai-nilai dan hukum negara kita,” tambah dia dikutip Anadolu Agency.

Menurut hasil penyelidikan yang dikeluarkan oleh otoritas Australia, pasukan khusus negara itu bertanggung jawab atas setidaknya 39 insiden pembunuhan warga sipil di Afghanistan. Dalam pernyataan resmi, Kementerian Pertahanan Afghanistan mengatakan bahwa pemerintah negara dan rakyatnya berterima kasih atas dukungan penuh dan berkelanjutan dari pemerintah Australia selama 19 tahun terakhir, tetapi mengutuk keras pelanggaran ini dan menganggapnya tidak dapat dimaafkan.

Kementerian juga menganggap publikasi laporan dan penunjukan Penyidik Khusus untuk menangani masalah ini sebagai langkah penting untuk mencapai keadilan. Kementerian mengatakan pihaknya menghargai ungkapan permintaan maaf dan simpati dari otoritas Australia dan kedua pemerintah akan bekerja sama untuk memastikan bahwa keadilan diberikan dan kompensasi dibayarkan kepada para korban.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanAustraliaJenderal Angus Campbell
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menghadiri Milad 108 Tahun Muhammadiyah
Tulisan selanjutnya Menggapai Asa “Melangit” Kiai Abdullah Said

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?