Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Dana Menyusut PBB Kurangi Jumlah Staf 20 Persen

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Mei 2025 13:43 1:43 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Mei 2025 13:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Lebih dari 60 kantor, badan dan operasi Perserikatan Bangsa-Bangsa diminta untuk mengajukan proposal pada pertengahan Juni untuk mengurangi 20 persen jumlah staf mereka, sebagai bagian dari reformasi besar untuk mengkonsolidasikan operasi organisasi di tengah penyusutan dana.

Pengurangan itu akan berdampak pada sekitar 14.000 staf yang tercakup dalam anggaran reguler atau ada sekitar 2.800 staf yang akan diberhentikan, kata juru bicara PBB Stephane Dujarric kepada awak media hari Jumat (30/5/2025), seperti dilansir Associated Press.

Mereka termasuk staf yang bekerja di kantor-kantor PBB urusan politik, kemanusiaan, badan urusan pengungsi, perdagangan internasional, lingkungan dan kota, serta urusan kesetaraan gender. Staf yang bekerja untuk badan PBB khusus menangani pengungsi Palestina, UNRWA, juga akan dikurangi.

Kontroler PBB Chandramouli Ramanathan dalam sebuah memo mengatakan kepada lembaga-lembaga yang terdampak bahwa pengurangan jumlah staf itu merupakan bagian dari kebijakan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres untuk mencapai reduksi sekitar 15-20 persen dalam anggaran PBB $3,72 miliar saat ini.

Pemangkasan-pemangkasan itu merupakan bagian dari inisiatif reformasi UN80 yang diluncurkan Guterres pada bulan Maret bertepatan dengan usia organisasi dunia itu yang akan memasuki 80 pada tahun ini.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Guterres menampik pemangkasan-pemangkasan itu berhubungan dengan kebijakan serupa pemerintah Amerika Serikat pimpinan Presiden Donald Trump, melainkan karena pendanaan yang diterima PBB terus berkurang disebabkan setidaknya kurun 7 tahun terakhir banyak negara anggota tidak menunaikan kewajiban mereka untuk membayar iuran tahunan dan atau seringkali terlambat menunaikannya.

Tahun lalu, 152 dari 193 negara anggota PBB telah membayar iuran mereka secara penuh, termasuk China, tetapi 41 negara termasuk Amerika Serikat tidak menunaikan kewajiban finansial mereka terhadap PBB.

Guterres dan para pendahulunya dalam beberapa dekade terakhir berupaya untuk mereformasi PBB, yang didirikan usai Perang Dunia II. Salah satu kendalanya adalah sementara sekretaris jenderal merupakan pemimpin eksekutif tertinggi di PBB, kewenangan lain berada di tangan 193 negara anggota masing-masing memiliki ide yang berbeda tentang PBB dab dunia. Selain itu, ada 5 negara anggota tetap PBB yang memiliki hak veto, yaitu Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Rusia dan China, yang kerap mematahkan inisiatif-inisiatif PBB, terutama jika tidak sesuai dengan keinginan dan kepentingan negara mereka.

Dujarric mengatakan proposal pengurangan staf harus diserahkan sebelum 13 Juni, yang akan dimasukkan ke dalam rancangan anggaran 2026 yang akan disahkan oleh Majelis Umum PBB pada bulan Desember tahun ini.

Sebanyak 11 misi penjaga perdamaian PBB dikelola dengan anggaran terpisah yang mengandalkan seluruhnya pada kontribusi sukarela, demikian pula World Food Program (WFP) yang berbasis di Roma, Italia.

WFP dikabarkan akan memangkas sampai 30 persen stafnya, sementara badan urusan pengungsi UNHCR akan memangkas jumlah staf level senior sebanyak 50 persen, memangkas anggaran kantor-kantor regional 30 persen, serta memindahkan kantor-kantor pusatnya ke tempat yang berbiaya lebih murah.

Lembaga lain seperti OCHA, UNICEF, juga sudah mengumumkan akan melakukan pemangkasan guna menghemat anggaran.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:PBBPerserikatan Bangsa-Bangsa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Indonesia Darurat Konsumsi Rokok!
Tulisan selanjutnya Lindungi Anak, Prancis Larang Merokok di Banyak Tempat Terbuka Umum

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun

Berita
27 Agustus 2026 15:03
STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?